Pengelola Wisata Di Kota Batu Berharap Bisa Buka Di PPKM Level 3

PPKM Level 3 tempat wisata di Kota Batu masih tutup padahalpariwisata adalah sektor yang sangat menjanjikan menopang hidup

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/benny indo
Tempat wisata legendaris Selecta, Disparta Batu memastikan tempat wisata di Kota Batu bersih dan sehat untuk wisatawan 

Suryatravel – Tempat wisata di Kota Batu masih belum bisa buka meskipun level PPKM di Kota Batu turun dari 4 ke 3, namun kawasan perbelanjaan modern atau mall sudah boleh buka.

Kebijakan tersebut tertuang dalam SE Wali Kota Batu, Nomor; 440/10/SE/422/104/2021 Tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Covid-19 di Kota Batu, poin J.

Pada SE tersebut, dikatakan fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya ditutup sementara.

Sesuai kebijakan yang tertuang dalam Inmendagri, tempat wisata dan area publik lainnya bisa dibuka di daerah yang sudah masuk dalam PPKM Level 2.

Sudah dua bulan semenjak kebijakan PPKM darurat diberlakukan, tempat wisata di Kota Batu tutup. Padahal, sektor pariwisata adalah sektor yang sangat menjanjikan untuk menopang perekonomian daerah ini.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Promosikan Kota Batu Sebagai Kota Wisata Untuk Honeymoon

Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta, Sujud Hariadi mengatakan, adanya kebijakan tersebut sebenarnya sangat memberatkan. Pasalnya, sudah dua bulan ini pengelola tempat wisata tidak mendapatkan pemasukan sama sekali.

"Sebenarnya ya berat. Sudah dua bulan tutup,” ujar Sujud, Kamis (2/9/2021).

Dia mengatakan kerugian yang dialami mencapai Rp 1 miliar per bulan. Hitung-hitungannya untuk biaya operasional.

Meskipun tutup, namun masih ada kegiatan oleh karyawan di dalam tempat wisata. Sujud berharap ada solusi terbaik dari pemangku kebijakan.

"Seharusnya ada pengecualian untuk destinasi wisata bisa beroperasi. Apalagi destinasi wisata yang outdoor dan sudah ada standar Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) sehingga kami menilai relatif aman," ujar Sujud.

Sujud yang juga ketua Persatuan Hotel dan Restosan Indonesia (PHRI) Batu akan mengajukan usulan agar kelonggaran wisata di Kota Batu bisa terapkan, walaupun masih berstatus level 3.

"Kami akan mengajukan usulan kelonggaran untuk pembukaan destinasi wisata karena seharusnya destinasi wisata baru bisa buka jika PPKM level 2" ujar Sujud.

Menurutnya, pengelola pariwisata di Kota Batu sudah sangat siap untuk kembali beroperasi. Selain memiliki sertifikat CHSE pihaknya juga mempersiapkan barcode Peduli Lindungi untuk memastikan wisatawan yang berkunjung telah divaksin.

Sebelumnya, Lippo Plaza Batu telah buka kembali, Selasa (31/8/2021). Pembukaan ini menjadi angin segar bagi manajemen karena telah tutup lebih dari sebulan karena Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sesuai peraturan, mall boleh buka hingga pukul 9 malam. Pengunjung yang datang ke mall juga dibatasi. Lippo Plaza Batu bisa menampung hingga 10 ribu pengunjung. Namun kali ini ada pembatasan jumlah pengunjung, termasuk batasan usia. Anak-anak di bawah usia 12 tahun masih tidak diperkenankan masuk mall.

Setiap pengunjung yang akan masuk ke mall harus mendapat pemeriksaan di aplikasi Peduli Lindungi. Jika tidak memiliki aplikasi, pengunjung harus bisa menunjukan surat keterangan sudah divaksin dan surat keterangan sehat. (Benni Indo)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved