12 Pelaku Pariwisata Di Kota Batu Dapat Penghargaan Karena Komitmen Protokol Kesehatan

pelaku wisata yang memiliki komitmen tinggi melaksanakan prokes sesuai standar CHSE dapat penghargaan di Batu

Editor: Wiwit Purwanto
Suryatravel/Benni indo
Wahana baru di Selecta berupa bianglala yang didatangkan dari Tiongkok 

Suryatravel – Pemkot Batu mengapresiasi para pelaku usaha pariwisata atas komitmen melaksanakan protokol kesehatan sesuai standar Kebersihan (Cleanliness), Kesehatan (Health), Keamanan (Safety), dan Ramah lingkungan (Environtment) atau CHSE. 

Penghargaan diberikan langsung oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko didampingi Kapolres Batu AKBP Catur C. Wibowo di Hall Singhasari Resort Kota Batu.

Dalam keterangan resmi Pemkot Batu, apresiasi itu diberikan kepada beberapa pelaku wisata yang memiliki komitmen tinggi melaksanakan prokes sesuai standar CHSE. Di antaranya pelaku usaha hotel, restoran, destinasi wisata, pelaku ekonomi kreatif dan desa wisata.

Dewanti Rumpoko, mengatakan standar CHSE, terutama keamanan sangat penting dilakukan dalam masa pandemi. Penerapan CHSE tersebut semata-mata demi keselamatan bersama.

"Kebersihan, Kesehatan dan terutama keamanan harus benar-benar diterapkan, agar apa yang dialami saat PPKM tidak terulang. Piagam ini menunjukkan apa yang sudah diverifikasi harus dijalankan dengan baik,” kata Dewanti.

Sebanyak 12 pelaku usaha yang menerima penghargaan antara lain Taman Rekreasi Selecta, Kaliwatu Rafting, Kreatif Kokedama, Galeri Batik Dwi Satryo, Kades Oro-oro Ombo, Kades Tulungrejo, Hill House Resto, Pupuk Bawang, Resto Kutaraja Singhasari, Niki Kopitiam, Fushimi Resto Onsen dan Museum Angkut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief  as Siddiq berharap penghargaan tersebut mampu memberi motivasi pada pelaku usaha pariwisata untuk terus meningkatkan pelayanan yang lebih baik.

Dikatakannya, kondisi saat ini memang serba sulit, dengan adanya standar tersebut, maka diharapkan kepercayaan konsumen tinggi.

"Dengan komitmen layanan yang diberikan, kami ingin menunjukkan Kota Batu ini pariwisatanya sudah sesuai standar CHSE. Ini juga upaya membangun kepercayaan wisatawan datang ke Kota Batu," kata Arief.

Sementara itu, semua tempat wisata di Kota Batu masih belum bisa beroperasi saat ini. Tempat wisata baru bisa buka ketika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masuk di level 2.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved