30 Destinasi Wisata Di Trenggalek Masih Tutup Status PPKM Level 3

wisata masih tutup Kesempatan ini dimanfaatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek untuk menggenjot persiapan buka kembali

Editor: Wiwit Purwanto
surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin
Salah satu tempat wisata di Kabupaten Trenggalek, Pantai Mutiara, yang berada di kawasan Teluk Prigi, Kecamatan Watulimo masih tutup 

Suryatravel – Destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek hingga kini belum dibuka. Sesuai aturan PPKM Level 3 belum diperbolehkan untuk buka.

Kesempatan ini dimanfaatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek untuk menggenjot persiapan para pelaku usaha wisata dan jasa pendukung lainnya.

Harapannya setelah Kabupaten Trenggalek masuk ke level 2, pembukaan wisata bisa langsung dimulai untuk seluruh destinasi yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Kepala Disparbud Kabupaten Trenggalek Sunyoto menjelaskan, percepatan persiapan telah dilakukan mulai beberapa pekan lalu.

Pada hari ini, Senin (13/9/2021), vaksinasi bagi para pelaku wisata digelar di Kecamatan Watulimo dan Panggul.

Di waktu yang sa

Baca juga: Kemenparekraf Catat 4 Destinasi Wisata Di Jawa Timur Ynag Akan Di Uji Coba Buka

ma, dinas juga membagikan Standar Operasional Prosedur (SOP) penerimaan wisatawan kepada pengelola seluruh destinasi.

"Harapannya sambil menunggu tempat wisata di Trenggalek buka, SOP itu dipelajari agar nanti bisa dengan mudah diterapkan saat Trenggalek sudah masuk ke level 2," kata Sunyoto, Senin (13/9/2021).

Sunyoto menjelaskan, Kabupaten Trenggalek memiliki 30 destinasi wisata. Itu terbagi atas tempat wisata yang dikelola oleh pemerintah dan swasta. Juga termasuk wisata alam dan buatan.

Saat aturan telah mengizinkan Kabupaten Trenggalek untuk membuka destinasi, pihaknya akan kembali mengecek masing-masing destinasi.

"Apakah SOP yang kami berikan sudah bisa dijalankan atau belum, nanti kami cek. Jika sudah, tempat wisata nanti bisa buka. Jika belum, ya mohon maaf," sambungnya.

Sunyoto menyatakan, Pemkab Trenggalek akan berhati-hati dalam pembukaan destinasi wisata. Dengan kehati-hatian itu, pihaknya berharap tempat wisata tidak menjadi lokus penularan Covid-19.

"Maka dari itu kami juga mendorong vaksinasi kepada mereka untuk segera dipercepat. Sehingga saling bisa melindungi antara pengelola dan pengunjung," pungkasnya. (fla)

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved