Tandon Air Raksasa Di Pasar Tanjung Jember Kini Jujugan City Tour

Salah satu wisata bangunan sejarah yang yang ramai dikunjungi adalah Tandon air yang menjulang di Pasar Tanjung.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ sri wahyunik
Tandon air raksasa di Pasar Tanjung Jember jadi destinasi wisata 

Suryatravel  - Sejumlah bangunan bersejarah di Kota Jember kini menjadi destinasi wisata menarik yang patut dikunjungi wisatawan.

Salah satu wisata bangunan sejarah yang yang ramai dikunjungi adalah Tandon air yang menjulang di Pasar Tanjung. Menara air itu bisa dijadikan salah satu destinasi wisata sejarah di Jember.

Pegiat social tourism Tamasya Bus Kota (TBK) Jember memasukkan menara air Pasar Tanjung sebagai salah satu tujuan wisata di paket wisata City Tour Jember. Menara air ini pula masuk dalam daftar kunjungan rute city tour yang memakai Angkutan Wisata Jember.

Angkutan Wisata Jember sendiri diluncurkan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Rabu (15/9/2021).

Tujuan pertama dalam city tour adalah menara air Pasar Tanjung. Wisatawan diajak melihat menara atau tandon air itu dari dekat, yakni dari roof-top Pasar Tanjung.

Bangunan tersebut terlihat menjulang. Delapan pilarnya masih kokoh menopang tandon air yang berbentuk lingkaran.

Founder TBK yang juga menginisiasi lahirnya program Angkutan Wisata Jember, Hasti Utami menegaskan, menara air Pasar Tanjung itu masuk dalam daftar kunjungan wajib rute City Tour alias putar-putar Kota Jember.

"Karena Pasar Tanjung ini memiliki nilai sejarah. Biar orang tidak hanya mengenal Pasar Tanjung sebagai tempat membeli brambang (bawang merah). Gema Proklamasi di Jember pertama kali diperdengarkan dari Radio RRI yang berada di Kantor Mantri Pasar. Kemudian ada tandon atau menara air ini, yang ada sejak sejarah perkebunan Jember. Menara air ini adalah ikon Kota Jember," tegas Hasti.

Gambar tandon air Pasar Tanjung itu pula masuk dalam logo Angkutan Wisata Jember. "Bangunan ini harus dipelihara, dipertahankan, karena meski bangunan lawas tapi instagramable sekali," imbuhnya.

Ke depan, dia berharap kawasan Pasar Tanjung dan menara airnya lebih diperhatikan untuk siap menerima kunjungan wisatawan. Kesiapan itu antara lain terkait kebersihan kawasan.

Menara air Pasar Tanjung memang salah satu bangunan heritage di Jember. Berdasarkan tahun penanda di pintu masuk menara air itu, tertulis tahun 1932. Tahun itu menjadi penanda tahun lahir bangunan tersebut.

Saat ini tandon air sudah tidak difungsikan. "Memang sudah tidak difungsikan, tapi kami tetap merawatnya karena ini cagar budaya. Bangunannya masih kokoh," ujar Mistarinto, Mantri Pasar Tanjung.

Pihaknya juga terbuka terhadap kedatangan wisatawan yang ingin melihat menara air tersebut. "Tidak ribet, asalnya izin ke Dinas (Dinas Perindustrian dan Perdagangan), kami siap menerima," ujarnya.

Meskipun menara air itu sudah berdiri sejak berpuluh tahun lalu, dan tidak pernah pindah tempat, tidak sedikit warga Jember yang pernah melihat sang menara dari dekat.

"Baru kali ini, saya melihat dari dekat tandon air ini. Padahal saya orang Jember. Beruntung sekarang ikut rute City Tour jadi bisa melihat secara dekat. Harapan kami, tempat ini dijaga dan seterusnya tetap menjadi ikon Jember," tegas Yuni TBK.

Sejumlah orang dari belasan wisatawan yang memakai Angkutan Wisata Jember yang berkunjung ke menara itu juga nyeletuk kalau mereka kali pertama ini melihat sang tandon air raksasa dari jarak dekat. Sri Wahyunik

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved