Pencinta Sejarah Wajib Ke Desa Wisata Majapahit Bejijong, Mojokerto Ibukota Kerajaan Majapahit

Desa Bejijong yang masuk 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 ini mengandalkan wisata budaya peninggalan Kerajaan Majapahit

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ Dok. kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Majapahit Bejijong di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, pada Rabu (15/9/2021) 

Suryatravel – Kabupaten Mojokerto Jawa Timur  banyak menyimpan sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit.

Salah satunya adalah Desa Wisata Majapahit Bejijong di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Desa ini wajib dikunjungi oleh para pencinta sejarah. 

Desa yang masuk ke peringkat 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 ini mengandalkan wisata budaya peninggalan Kerajaan Majapahit.  Melansir Kompas.com,  Kerajaan Majapahit adalah salah satu kerajaan terbesar yang pernah berdiri di bumi Nusantara, yakni sekitar abad ke-14 Masehi. 

Desa wisata tersebut berada di bekas jantung ibu kota Kerajaan Majapahit.  Selain itu Desa Wisata Majapahit Bejijong juga memiliki beragam daya tarik bagi wisatawan, salah satunya adalah Patung Buddha Tidur. 

Patung yang berwarna emas ini memiliki panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter.  Patung ini berada di Maha Vihara Mojopahit dan sepintas mengingatkan pengunjung akan patung Buddha Tidur di Wat Pho, Thailand.

Selain Patung Buddha Tidur, desa wisata ini juga memiliki banyak patung Buddha yang tersebar di area Maha Vihara Mojopahit, miniatur Candi Borobudur, dan pohon maja.

Konon, buah maja yang pahit merupakan asal usul nama Majapahit. Peristiwa itu terjadi ketika pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya, mencicipi buah maja saat membabat Hutan Tari.

Saat berkunjung ke Desa Wisata Majapahit Bejijong dalam rangka visitasi 50 besar ADWI 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebutkan soal toleransi.

"Wisata budaya, kearifan lokal, dan toleransi beragama di sini sangat kuat. Masyarakat di sini 95 persen beragama Islam, namun ada wihara di tengah-tengahnya yang saling berdampingan, harmonis, dan saling support (dukung)," ujarnya.

Ia mendorong penguatan atraksi berbasis narasi (storynomic tourism) guna menambah daya tarik bagi pengunjung.

Desa Wisata Majapahit Bejijong sudah memiliki 30 unit homestay. Desa wisata tersebut nantinya memiliki 200 homestay berbentuk bangunan Majapahit. 

"Kami mendorong Kampung Majapahit Bejijong agar meningkatkan produk-produk wisata yang sudah baik, seperti edukasi sejarah, religi, dan kuliner yang ada di desa wisata ini. Serta penyiapan SDM, sehingga saat wisatawan datang nanti, desa wisata ini sudah siap menerima wisatawan dari berbagai penjuru Nusantara, bahkan dunia," jelasnya.

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 adalah ajang yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Saat ini sudah ada 50 desa wisata terbaik yang telah diumumkan di situs jadesta.com. Rangkaian kegiatan ADWI yang tengah berjalan adalah kunjungan Sandiaga dan Dewan Juri ke -50 desa wisata tersebut. 

 

 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved