Jalan Jalan Keliling Kota Jember Pakai Saja Angkutan Wisata

Ada  75 unit angkutan konvensional di Kabupaten Jember berfungsi juga menjadi Angkutan Wisata Jember (AWJ.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ sri wahyunik
Keliling Kota Jember kini sudah ada angkutan wisata 

 

Suryatravel – Jalan jalan di Kota Jember kini ada angkutan wisata yang siap mengantar ke sejumlah destinasi wisata di dalam Kota Jember.

Ada  75 unit angkutan konvensional di Kabupaten Jember berfungsi juga menjadi Angkutan Wisata Jember (AWJ).

Pemerintah Kabupaten Jember bersama pegiat 'social tourism' Tamasya Bus Kota (TBK) Jember meluncurkan Angkutan Wisata Jember.

Secara keseluruhan  ada 75 angkutan, yang terdiri atas becak, ojek, angkutan kota, dan angkutan pedesaan. Ada 10 unit becak, kemudian 15 unit ojek konvensional, 35 angkot, dan 15 angkudes.

Becak yang bakal mengantar wisatawan itu sejak beberapa waktu lalu dikenalkan sebagai becak wisata.

Namun karena sempat ada kendala, keberadaan becak wisata ini sempat vakum. Seiring peluncuran Angkutan Wisata Jember, becak wisata ini kembali dikenalkan.

"Becak wisata sementara cuma 10 unit, mangkal di pojok Stasiun Jember. Rutenya keliling kota. Masih terbatas karena baru akan dibranding lagi akhir bulan ini," ujar Hasti kepada, Rabu (22/9/2021).

Rute paling pendek seputaran Alun-Alun Jember dengan tarif Rp 20.000.

Sementara itu, tukang ojek konvensional juga digandeng. Saat ini masih ada 15 tukang ojek konvensional yang tergabung di AWJ.

Tukang ojek wisata ini menjangkau destinasi wisata yang sulit dijangkau, namun wisatawannya enggan berjalan kaki.

"Ada ojek ke Air Terjun Tancak (Kecamatan Panti) yang bisa dipesan di Desa Wisata Kemiri (Kecamatan Panti). Ada juga di kota. Selanjutnya di destinasi yang sulit dijangkau," ujarnya.

Air Terjun Tancak, merupakan salah satu air terjun yang memiliki pemandangan alam cantik di Kecamatan Panti.

Berada di lereng selatan Gunung Argopuro, menyuguhkan pula tantangan untuk menjangkaunya. Bagi wisatawan yang suka menjelajah dengan berjalan kaki, medan ini cocok karena tidak terlalu ekstrem.

Namun bagi mereka yang tidak ingin berjalan kaki, bisa menyewa ojek yang disediakan di Desa Wisata Kemiri.

Kemudian ada angkot lin kuning, atau juga disebut lin kleting kuning. Lin kuning, angkutan kota legend milik Kabupaten Jember.

Seiring perkembangan jaman, juga pandemi membuat perekonomian sopir angkot ini semakin terhimpit. Pun begitu, dengan nasib sopir angkutan pedesaan.

Karenanya, AWJ berhasil menggandeng 50 orang sopir dengan 50 armada. Ke-15 armada itu terdiri atas 35 angkot lin kuning, dan 15 angkudes.

Para sopir lin kuning, dan angkudes ini bergantian mengantarkan wisatawan mengunjungi rute yang disediakan.

Saat ini sudah ada 24 destinasi wisata yang bisa dilayani oleh angkot dan angkudes. Selain itu, AWJ juga siap mengantar wisatawan ke lokasi wisata sesuai pesanan wisatawan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved