Serunya Jember City Tour Mengenal Bangunan Bersejarah. Berikut 6 Destinasi City Tour

Jember City Tour, yakni menjelajah kawasan dalam Kota Jember.menikmati beberapa tempat bersejarah, juga ikonik di Jember kota.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ sri wahyunik
Salah satu bangunan bersejarah di Kota Jember Gedung LMOD 

Suryatravel - Berwisata dan jalan jalan di dalam Kota Jember bisa menjadi pilihan wisata di tengah pandemi yang masih melanda. Tentunya wisata dalam kota tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

Satu di antaranya adalah Jember City Tour, yakni menjelajah kawasan dalam Kota Jember. Hanya dalam waktu tiga jam, wisatawan bisa secara asyik dan anteng menikmati beberapa tempat bersejarah, juga ikonik di Jember kota.

Tidak hanya sejarah, wisatawan juga diajak mengenal kekayaan keberagaman di Jember.

Perjalanan wisata dalam kota ini bersama Angkutan Wisata Jember (AWJ). Angkutan yang melayani wisata Jember City Tour kali ini adalah Bus Wisata Edukasi milik Dinas Perhubungan Pemkab Jember.

Selain bus wisata, wisatawan juga bisa memilih angkutan lain untuk perjalanan mereka, seperti angkutan kota lin kuning.

1. Gereja Paroki Santo Yusup

Bus berangkat dari Kantor Dishub Jember, memulai perjalanan ke arah Gereja Paroki Santo Yusup di Jl Kartini, Jember. Gereja Katolik yang dibangun tahun 1928 itu, merupakan salah satu bangunan heritage di Jember.

Gereja Paroki Santo Yusup Jember
Gereja Paroki Santo Yusup Jember (suryatravel/ sri wahyunik)

Wisatawan disambut secara hangat oleh pihak gereja. Bahkan salah satu pastor di gereja itu, Romo Robertus Andi Priyambada O.Charm secara gamblang menjelaskan perihal gereja paroki tersebut, seperti perihal struktur gereja paroki juga ornamen yang ada di dalam gereja.

2. Masjid Jami’ Al Baitul Amien

Setelah dari Gereja Santo Yusup, bus melaju ke arah utara, masih sejalan dengan gereja. Hanya berjarak sekitar 300 meter dari gereja, perjalanan tiba di Masjid Jami' Al Baitul Amien yang lama. Masjid lama ini berada di Jl Kartini juga.

Di kompleks masjid, wisatawan diajak melihat bangunan lawas Masjid Jami' yang dibangun sebelum tahun 1900an.

Masjid Jami Al Baitul Amien Jember dengan ikonik kubah berwarna hijau
Masjid Jami Al Baitul Amien Jember dengan ikonik kubah berwarna hijau (suryatravel/ sri wahyunik)

Masjid Jami' Al Baitul Amien yang baru. Masjid ini menjadi masjid ikonik di Jember, yang dikenal dengan kubahnya berwarna hijau yang mirip dengan atap Gedung DPR RI.

Masjid baru tersebut diresmikan di Tahun 1976 di masa kepemimpinan Bupati Abdul Hadi.

Guide Jember City Tour kali ini, Hasti Utami dari Angkutan Wisata Jember, juga menunjukkan jam matahari. Jam yang memakai patokan sinar matahari ini berada di area parkir sepeda motor di dekat Kantor Yayasan Masjid Jami' Al Baitul Amien.

"Dulu kan tidak ada jam dinding, atau jam tangan. Sehingga dalam menentukan waktu Salat memakai jam sinar matahari ini," ujar Hasti.

3. Tugu Titik Nol Jember

Hanya berjarak 2 meter dari jam matahari itu, berdirilah tugu Titik 0 Jember. Tugu tersebut berada di luar pagar masjid lama, namun mepet. Jika tidak jeli, orang yang berlalu lalang tidak akan mengenali tugu Titik 0 Jember tersebut.

Tugu Nol Jember
Tugu Nol Jember (suryatravel/ sri wahyunik)

4. Menara Air Pasar Tanjung

Selanjutnya wisatawan kembali naik bus dari masjid untuk berkeliling Alun-Alun Jember dan melihatnya dari dalam bus. Wisatawan juga diajak melihat dari depan Kantor Pemkab Jember.

Perjalanan berikutnya wisatawan menuju ke menara air Pasar Tanjung. Menara air atau tandon air yang ikonik di Jember, dibangun Tahun 1932.

Tandon air raksasa di Pasar Tanjung Jember jadi destinasi wisata
Tandon air raksasa di Pasar Tanjung Jember jadi destinasi wisata (suryatravel/ sri wahyunik)
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved