Wayang Jogya Night Carnival 2021 Tandai Geliat Pariwisata Jogyakarta

pariwisata di Kota Jogyakarta mulai  bergeliat, salah satu event wisata rujukan wisatawan di Jogyakarta adalah Wayang Jogja Night Carnival edisi ke-6

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ wiwit purwanto
Para penampil dipusatkan di panggung sepanjang acara. Sementara, para tamu berkeliling dengan kendaraan hias menyaksikan penampilan 

 

Suryatravel – Kegiatan pariwisata di Kota Jogyakarta mulai  bergeliat, salah satu event wisata rujukan wisatawan di Jogyakarta adalah Wayang Jogja Night Carnival edisi ke-6 (WJNC #6) kembali di gelar pada Kamis (07/10/2021).

Mengusung tema “Semar Boyong” pagelaran WJNC ini sekaligus menjadi puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-265 Kota Yogyakarta.

Yang menarik pada pagelaran kali ini mengulas konsidi pandemi yang disajikan dengan beragam street art performance.

Meski suasana pandemi Covid-19, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogyakarta tetap menghadirkan penampilan yang berbeda. Karena WJNC merupakan agenda event pariwisata nasional yang rutin digelar setiap tahun.

Walikota Jogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan WJNC tahun ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. 

“Ada yang berbeda dengan pagelaran WJNC kali ini, bila sebelumnya wayang dan kendaraan ini yang berjalan, namun untuk kali ini para penampil yang dipusatkan di panggung sepanjang acara. Sementara, para tamu berkeliling dengan kendaraan hias menyaksikan penampilan setiap grup. ,” katanya kepada Suryatravel.

Namun meski dalam kondisi pandemi pihaknya tetap akan menghadirkan berbagai hal yang menjadi konsep dasar WJNC, seperti kendaraan, wayang, pelaksanaan acara di malam hari dan karnaval.

Selain itu pagelaran ini juga melibatkan 14 kemantren sebagai penampil. “Ada empat zona atau stage. Satu zona berisi tiga sampai empat penampil dari perwakilan kemantren,” lanjutnya.

Meski digelar pada masa pandemi Covid-19, WJNC menerapkan sejumlah protokol kesehatan yang ketat. Tujuannya penyelenggaraan event  nasional itu tidak menimbulkan klaster baru, baik di kalangan pelaku seni maupun penonton.

 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved