Bali Buka Wisatawan Internasional, Banyuwangi Terus Kebut Vaksinasi 

Banyuwangi kebut vaksinasi 70 persen sebagai salah satu upaya melindungi warga sekaligus mendukung pemulihan pariwisata nasional

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ haorrahman
 Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani,  meninjau pelaksanaan di sejumlah titik di Singojuruh-- 

Suryatravel – Seakan tidak mau ketinggalan momen dengan dibukanya pariwisata Bali, Kabupaten Banyuwangi terus melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19.

"Bali sudah membuka diri untuk penerbangan internasional dari berbagai negara. Tentu pasti ada yang berwisata ke Banyuwangi. Kita kebut vaksinasi 70 persen sebagai salah satu upaya melindungi warga sekaligus mendukung pemulihan pariwisata nasional," jelas Ipuk.

Pemkab Banyuwangi menargetkan capaian vaksinasi dosis 1 mencapai 70 persen sasaran pada akhir bulan ini, dan vaksinasi lansia sebesar 60 persen.

"Mulai hari ini, secara bergilir tiap hari kami lakukan vaksinasi terfokus. Satu kawasan kita serbu, lalu besoknya geser ke tempat lain. Seperti hari ini khusus di Kecamatan Singojuruh, kita gelar di 11 titik dengan target 7.300 vaksin dalam 1-2 hari," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani,Senin (18/10/2021)

 “Tiap hari kita lakukan seperti ini. Nanti akan kami kerahkan seluruh sumber daya ke sana, mulai dari tenaga kesehatan, vaksin, hingga relawan. Juga didukung kecamatan dan desa, yang tentu koordinasi dengan RT/RW. Semua siap bergotong royong, karena sudah tahu jumlah sasaran yang harus divaksin karena ada datanya,” imbuh Ipuk.

Vaksinasi terfokus ini, menurut Ipuk, adalalah upaya melindungi warga. Apalagi, Bali telah dibuka kembali untuk wisatawan internasional.

Saat ini, berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan, Banyuwangi berada pada level 1. Sementara untuk status PPKM Banyuwangi menurut Instruksi Mendagri berada di Level 2.

Pada Instruksi Mendagri, ada penambahan indikator yang menjadi syarat suatu wilayah masuk dalam PPKM Level 1, yaitu capaian vaksinasi dosis pertama minimal 70 persen dari seluruh sasaran dan vaksinasi lansia 60 persen. 

Cakupan vaksinasi di Banyuwangi sendiri untuk dosis 1 sudah mencapai hampir 60 persen, dan untuk lansia 50 persen. 

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Widji Lestariono menambahkan, vaksinasi terfokus ini juga dilakukan dengan pola jemput bola, khususnya bagi warga yang belum divaksin karena terbentur dengan pekerjaan mereka.

"Maka kami akan jemput bola datang ke lokasi mereka terdekat," tambah Rio, panggilan akrab Widji Lestariono. (Haorrahman)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved