Berbasis Edukasi Dan Lingkungan Wisata Boon Pring Desa Wisata Sanankerto Malang Jadi Ngehit

Boon Pring adalah tempat wisata telaga di area hutan bambu.Di Boon Pring wisatawan dapat menemukan sekitar 115 jenis pohon bambu

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/fatimatus zahroh
Desa Wisata Boon Pring di Malang terus berbenah dengan menambah varietas bambu 

Suryatravel -  Destinasi wisata satu ini menjadi ngehit setelah lolos dalam Anugerah Desa Wisata, Boon Pring menjadi salah satu daya tarik andalan Desa Wisata Sanankerto di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Boon Pring adalah tempat wisata telaga di area hutan bambu.  Di Boon Pring wisatawan dapat menemukan sekitar 115 jenis pohon bambu yang sudah diberi papan informasi. 

Selain mengetahui lebih jauh tentang pohon bambu, pengunjung juga bisa mengikuti beragam aktivitas di tempat itu, di antaranya naik sepeda air, naik perahu, renang di kolam renang, dan mengunjungi Arboretrum Bambu atau museum pohon bambu.

Untuk para pencinta fotografi, mereka bisa berburu momen Ray of Light (RoL) di Boon Pring, khususnya ketika sinar matahari melewati sela-sela pohon bambu.

"Ini adalah daya tarik utama dan menurut saya bisa dikembangkan desa wisata berbasis edukasi dan juga berbasis ecotourism atau wisata berbasis lingkungan,” jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Sabtu (16/10/2021).

Ia berharap Desa Wisata Sanankerto bisa menyusul pendahulunya, Desa Wisata Kujon Kidul, sebagai desa wisata kelas dunia.  

Potensi wisata Desa Wisata Sanankerto Desa Wisata Sanankerto juga memiliki potensi dari segi budaya lantaran di desa ini ada musik tradisional Dengkrok, Cucuk Lampah, kesenian Gejog Lesung, dan tari topeng.

Terdapat pula sentra ekonomi kreatif untuk produk kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan. Pengunjung bisa menjumpai telur asin asap, jamu organik, carang mas, opak, keripik tempe, batik tulis Boon Pring, wayang, dan suvenir dari bambu.

Adapun Desa Wisata Sanankerta mengelompokkan pemusatan potensi wisata ke beberapa gugus. Gugus tersebut, antara lain Kampung Nenem merupakan sentra budidaya sayuran dan tanaman hias.

 Kampung Budaya 89 dijadikan sebagai pusat kegiatan kesenian dan sentra ekonomi kreatif, dan Kampung Rolas adalah tempat budidaya ikan koi dan nila. 

Sebagai informasi, Desa Wisata Sanankerto adalah salah satu dari 50 desa wisata terbaik berdasarkan ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Ajang tersebut digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved