Obyek Wisata Dibawah Kelola PTPN XII Ancang Ancang Buka Kembali

Sedikitnya terdapat 15 lokasi wisata agro yang dikelola PTPN XII. Diantaranya enam obyek menjadi ikon dan diprioritaskan pengembangannya.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ dok PTPN XII
Kebun Teh Wonosari Lawang salah satu obyek wisata PTPN XII 

Suryatravel – Sejumlah obyek wisata yang dikelola PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII segera buka kembali.

Sedikitnya terdapat 15 lokasi wisata agro yang dikelola PTPN XII. Diantaranya enam obyek telah menjadi ikon dan diprioritaskan pengembangannya.

Yaitu Obyek Wisata Agro Wonosari (Kabupaten Malang), Doesoen Kakao (Kabupaten Banyuwangi), Kafe & Rest Area Gunung Gumitir (Kabupaten Jember), Kalisat Jampit & Blawan (Kabupaten Bondowoso), Kebun Teh Rengganis (Kabupaten Jember), serta Pantai Kampe (Kabupaten Situbondo).

Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan PTPN XII Winarto, optimistis obyek-obyek wisata agro bakal dipadati pengunjung seiring tren wisatawan yang sangat meminati keindahan alam
(back to nature).

"Sementara obyek-obyek wisata yang dikelola PTPN XII rata-rata berupa kebun berhawa sejuk dengan panorama indah," kata Winarto, Jumat (22/10/2021).

Menurutnya, saat ini seluruh obyek wisata agro PTPN XII siap dibuka kembali bagi
masyarakat umum. Menyusul telah meredanya serangan virus korona yang ditandai
membaiknya kondisi wilayah (level 1) di daerah-daerah di Jatim.

“Tentunya pengoperasian kembali obyek wisata agro yang kami kelola tetap mengacu terhadap anjuran pemerintah yakni menerapkan protokol kesehatan, maka kami memperbanyak fasilitas cuci tangan di beberapa titik. Sarana prasarana pun dibenahi dan dibersihkan,” beber Winarto.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat
terkait pembukaan obyek wisata agro yang aman, dimana kapasitas pengunjung dibatasi, pengecekan suhu tubuh pengunjung, dan ke depan akan disosialisasikan aplikasi Peduli Lindungi.

“Intinya, persyaratan yang diberlakukan terhadap pengunjung tidak rumit, agar mereka merasa nyaman dan aman dalam berwisata,”  tambah Winarto.

Keseluruhan obyek wisata agro yang dikelola PTPN XII berada di lingkungan kebun, yang dikembangkan sebagai bentuk optimalisasi aset tanpa mengganggu kegiatan budidaya tanaman yang diusahakan kebun setempat terdiri dari kopi, karet, teh, kakao.

Pengunjung bisa berkeliling kebun dan membawa oleh-oleh berupa produk olahan dari masing-masing kebun.

Winarto menjelaskan, setiap obyek wisata agro di lingkungan PTPN XII telah dilengkapi cottage dan home stay, kendaraan bermotor maupun sepeda untuk keliling kebun, menu masakan khas daerah dengan melibatkan usaha mikro kecil menengah (UMKM), camping ground, kolam air panas, spot selfie/swafoto, dan wahana lainnya lagi.

“Selama ini pengunjung obyek wisata agro sangat bervariasi mulai anak-anak muda, pelajar, keluarga, komunitas, lembaga/instansi, karena obyek-obyek yang berada di lingkungan
kebun telah dikenal mengingat pengoperasiannya sudah cukup lama. Selain berwisata,
keperluan mereka juga mengadakan pelatihan, meeting, out bond, camping,” ungkap Winarto.

Rombongan wisatawan mancanegara (wisman), terutama asal Eropa, sebelum
berlangsungnya pandemi Covid-19 juga banyak berdatangan ke obyek Kalisat Jampit & Blawan dan menginap semalam di kebun tersebut yang memiliki bangunan kuno peninggalan Belanda berupa Guest House Anno 1923 dan Rumah Belanda Anno 1918.

Parawisman umumnya mendaki puncak Gunung Ijen untuk melihat blue fire pada dinihari,
kemudian melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.

PTPN XII sejauh ini menjalin kerja sama dengan biro perjalanan guna memperluas dan meningkatkan jumlah pengunjung, juga berpromosi melalui website dan media sosial serta media massa.(rie/Sri Handi Lestari).

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved