Pandemi Menghampiri Ayam Goreng Kremes Don King Makin Gurih

Pandemi ini juga mengubah hampir semua sendi sendi kehidupan, masyarakat dituntut hidup sehat dengan kenormalan baru.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ wiwit purwanto
Feniewati dengan aneka menu frozen yang siap makan 

 

Suryatravel - Pandemi Covid – 19 semakin melandai namun keganasan virus dari Wuhan yang mematikan ini masih belum pergi.

Pandemi ini juga mengubah hampir semua sendi sendi kehidupan, masyarakat dituntut hidup sehat dengan kenormalan baru.

Salah satunya adalah hampir sebagian besar saat ini transaksi dilakukan secara digital. Mau tidak mau masyarakat yang berkecimpung dengan jual beli atau usaha harus masuk dan mengikuti irama digital.

Pada awal pandemi melanda banyak kalangan pengusaha resto atau rumah makan harus menutup kedainya. Bahkan tak sedikit dari mereka banting stir untuk mencari usaha lainnya, tapi juga banyak diantara mereka yang berhasil  bertahan bahkan meraup rupiah saat pandemi.

“Awal diterapkan PSBB kami juga tutup, tidak ada penghasilan, karena tidak ada yang datang ke tempat ini,”  buka Feniewati, pemilik Ayam Goreng Kremes DonKing, Senin (25/10/2021).

Namun keadaan ini membuatnya berpikir agar tidak semakin larut dalam kondisi yang tidak menentu. Ia memutuskan kedai makannya tetap buka, namun tidak makan ditempat.

“Saya menghubungi pelanggan pelanggan saya yang terdekat di kawasan perumahan ini  Don King tetap buka tapi hanya take away,” kata Fenie yang tinggal di Nirwana Eksekutif Wonorejo Surabaya.

Setiap hari ia memanfaatkan jaringan grup WA yang ia miliki, untuk menginformasikan menu dan masakan yang ia buat.

Bagi warga perumahan setempat Ayam Goreng Kremes Don King memang sudah dikenal, selain menu  yang beragam, juga harga yang ramah dikantong.

“Ya lumayan karena meski PSBB akhirnya kami tetap bisa berjualan, pelanggan pelanggan setia kami kontak lagi lewat WA,” tuturnya. Menu makanan yang dipesan pelanggannya selanjutnya diantarkan oleh Go Jek. “Jadi pak Gojek dulu keluar masuk untuk mengambil dan mengantar makanan,” ungkapnya.

Tidak berhenti disini, Fenie yang memang sejak masih kuliah sudah memilki usaha catering  ini terus mengembangkan usahanya dengan membuat menu menu yang dibekukan (frozen). Kini semua menu yang ia bikin selain siap di santap langsung ia  juga menyiapkan varian menu lainnya dalam bentuk frozen.

Gayung bersambut, menu yang ia siapkan dalam bentuk frozen juga banyak dicari pelanggannya, bahkan ia juga melayani reseller. “Ada sebagian yang beli ini pemilik warung dan  ada juga yang memang ia kembali,” imbuhnya.

Kini bukan hanya melalui jaringan grup WA, ia juga berkolaborasi dengan sejumlah aplikasi makanan online, salah satunya  adalah Go Food. “Semakin banyak yang pesan kami kolaborasi dengan beberapa aplikasi online salah satunya adalah Go Food,” jelasnya.

 Ia menunjukkan salah satu menu Bebek Goreng Kremes  Frozen yang menjadi favorit. Dengan k emasan hampa udara menu ini juga menjadi salah satu menu favorit. “Tinggal goreng saja, bumbu dan kremesan sudah  kami siapkan juga,” lanjut Fenie.

Baginya pandemi kini bukan menjadi halangan lagi untuk tidak beraktifitas, berkah pandemi benar benar bikin kewalahan terima order.

Berkat usaha keras dan mau belajar untuk membuat menu olahan makanan frozen,  kini pelanggannya  hingga ke sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Bandung, Bogor, Jakarta hingga Manado. (wiwit purwanto)

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved