Menanti Sunrise Di Bukit Kuneer Kebun Teh Wonosari, Singosari  Malang

Wisata alam Matahari terbit di Bukit Kuneer, Kebun Teh Wonosari, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang jadi jujugan wisatawan

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ benni indo
Menunggu matahari terbit di Bukit Kuneer 

 

Suryatravel – Wisata alam Matahari terbit di Bukit Kuneer, Kebun Teh Wonosari, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang kini menjadi jujugan wisatawan yang hendak mencari kesejukan hawa pegunungan yang segar di pagi hari.

Suhu udara di Kebun Teh Wonosari yang  berkisar antara 19 – 26 derajat celcius, di ketinggian 95 meter hingga 1250 meter. Membuat wisatawan kerasan menikmati pemandangan indah di Bukit Kuneer dengan meminum teh hangat yang disediakan oleh pengelola.

Lokasi Kebun Teh Wonosari sangat mudah diakses dan strategis. Bisa dilalui roda dua dan empat. Wisatawan dari Surabaya bisa menuju tempat ini lewat Jalan Diponegoro di Kecamatan Lawang.

Sedangkan wisatawan dari arah Kota Malang bisa masuk lewat Jalan Diponegoro juga di Kecamatan Singosari. Satu jalur ke arah Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB).

Saat tiba di lokasi, sudah ada parkiran yang luas di beberapa tempat, seperti di dekat pintu masuk, lalu di dekat hotel dan juga di dekat kolam pemandian. Pengelola juga menyediakan kamar kecil bersih yang airnya berasal dari pegunungan.

Tiket masuknya Rp 8000 per orang pada hari biasa. Jika pada akhir pekan atau hari libur nasional, tiketnya Rp 12 ribu per orang. Tarif yang cukup murah dan terjangkau.

Bukit Kuneer adalah salah satu tujuan wisata yang ada di komplek Kebun Teh Wonosari. Beberapa tujuan wisata lainnya seperti kolam renang, berkuda, ATV, edukasi teh, kereta kelinci dan museum teh. Warung-warung makan juga buka dengan berbagai menu pilihan.

Kuneer sejatinya adalah nama sebuah blok perkebunan teh. Ada beberapa blok di Perkebunan Teh Wonosari yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara XII ini. Informasi dari warga juga menyebutkan bahwa dulu sempat ada tanaman kunir di lokasi yang indah ini.

Untuk menikmati matahari terbit atau sunrise, sebaiknya wisatawan bisa mengambil paket sunrise seharga Rp 350 ribu untuk empat orang. Wisatawan berangkat pukul 4 pagi menuju Bukit Kuneer dengan jarak tempuh sekitar 15 menit dengan kendaraan.

Untuk bisa berangkat pukul 4 pagi, wisatawan bisa menginap di banyak pilihan tempat, mulai dari bungalo hingga hotel yang tersedia di PTPN XII.

Pengelola akan membawakan teh hangat yang bisa dinikmati saat tiba di lokasi. Saat menuju ke Bukit Kuneer, kita juga bisa melihat gemerlap lampu Kota Malang dan sekitarnya.

Wisatawan akan dibuat takjub dengan pemandangan yang begitu indah di Bukit Kuneer. Jika menghadap ke timur, akan melihat pemandangan sunrise yang dihiasi perbukitan mengarah ke selatan dengan ujungnya Puncak Mahameru.

Setelah matahari terbit, pemandangan kebun teh dengan latar belakang Gunung Arjuna terlihat gagah
Setelah matahari terbit, pemandangan kebun teh dengan latar belakang Gunung Arjuna terlihat gagah (suryatravel/ benni indo)

Jika menghadap ke barat, Gunung Arjuna tampak gagah berdiri. Hamparan perkebunan teh yang luas memanjakan setiap mata yang memandang.

Hana Azka, pengunjung dari Kota Bandung pun memutuskan untuk datang ke tempat ini karena mendengar informasi keindahan menikmati sunrise. Selama ini, ia hanya mengetahui kawasan Bromo untuk menikmati sunrise, namun baginya sunrise di Bukit Kuneer lebih bagus.

“Di sini kondisinya lebih tenang saat menikmati sunrise. Ada teh hangat yang menemani waktu menunggu matahari terbit,” katanya.

Ia bersama beberapa rekannya sudah memutuskan untuk pergi ke Bukit Kuneer beberapa minggu sebelumnya. Hana pun memutuskan untuk kembali lagi ke Bukit Kuneer suatu saat nanti.

Hal lain yang membuatnya senang berwisata ke PTPN XII adalah kesempatan belajar cara membuat teh. Setelah mengetahui cara membuat teh yang benar, Hana bercerita bahwa minum teh memiliki banyak khasiat, salah satunya menurunkan tekanan darah tinggi dan melancarkan metabolisme tubuh.

“Ternyata teh banyak khasiatnya kalau dibuat dengan cara yang benar. Saya juga baru tahu kalau pakai teh celup, jangan sampai lebih dari dua menit mencelupkan tehnya. Itu agar kandungan bahan kimia di kantong teh tidak ikut larut dalam air,” paparnya.

Riky Nugroho, pengunjung dari Kabupaten Jember juga menceritakan kesan yang mendalam setelah berwisata ke Bukit Kuneer. Menurutnya, Bukit Kuneer memiliki kekhasan, yakni hamparan kebun teh yang seolah-olah merambat ke arah Gunung Arjuna.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved