Bila Pencinta Mobil Kuno se-Jatim Kumpul, Ajang Pamer Sekaligus Tukar Informasi

Perhimpunan penggemar mobil kuno (PPMKI) Jatim, gathering sharing informasi selain untuk mengeratkan kekeluargaan juga sebagai ajang tukar informasi

Penulis: Akira Tandika
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ istimewa
Gathering Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Jawa Timur, jadi ajang pamer mobil kuno sekaligus wadah tukar informasi sesama anggota. 

 

Suryatravel  - Mobil kuno biasanya identik dengan mesin tua dan perawatan yang susah. Namun, di tangan para pencinta mobil kuno yang tergabung di Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Jawa Timur, hal itu tidak menjadi masalah.

Kecintaan mereka pada mobil kuno justru membuat mereka menginisiasi adanya organisasi yang telah menginjak usia 37 tahun, untuk kloter Jawa Timur.

Guna mengeratkan kekeluargaan di antara anggota PPMKI Jatim, organisasi yang berdiri pada 12 Juni 1982 itu kerap mengadakan gathering atau acara kumpul-kumpul. Setidaknya akan ada pertemuan tatap muka tiap tiga atau empat bulan sekali.

Hal itu seperti diterangkan oleh Ketua PPMKI Jatim periode 2020-2023 Hiapy Suryakusuma, saat menggelar gathering di kawasan MERR Surabaya, beberapa hari lalu.

"Kalau berbicara soal gathering, sebenarnya acara ini selain untuk mengeratkan kekeluargaan juga sebagai ajang tukar informasi," terang Hiapy.

Diakui Hiapy, kegiatan gathering biasanya dimanfaatkan untuk tukar informasi soal onderdil, lokasi perawatan mobil kuno, dan jual-beli mobil kuno.

Tak hanya itu, Hiapy juga mengatakan, biasanya kegiatan gathering pun dimanfaatkan sebagai ajang pamer.

"Tapi pamer kita di sini dalam konotasi positif, ya. Biasanya kalau ada anggota yang bisa dapat mobil kuno dalam kondisi bagus, mereka akan cerita ke teman-teman lain. Yang pasti tanpa disertai rasa iri dan dengki, ya," imbuhnya.

Acara gathering yang digelar PPMKI Jatim itu dihadiri oleh kurang lebih 150 anggota dari berbagai daerah. Di antaranya, Banyuwangi, Jember, Pasuruan, Jombang Surabaya, dan beberapa daerah lain di Jatim.

Dari 150 anggota itu, diceritakan Hiapy, beberapa di antaranya membawa serta mobil kuno milik mereka. Total, ada 69 mobil kuno yang ikut dipamerkan.

Mobil paling tua yang dibawa dalam acara gathering itu adalah merk Chevrolet keluaran 1946. Ada pula mobil kepresidenan milik Soekarno yakni, Yanka buatan Rusia tahun 1959.

"Saya juga ikut membawa mobil kebanggan. Jenis VW Beetle dan Viat 1500 tahun 1965," ungkap Hiapy dengan bangga.

Sementara itu, Hiapy mengaku kegiatan gathering selama pandemi ini dilakukan dengan menerapkan protokol cukup ketat seperti, memakai masker, mengurangi jumlah peserta, mencuci tangan, hingga memakai hand sanitizer.

"Selain itu, kami juga memilih jadwal yang sekiranya tidak diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPMKI)," tutup Hiapy.

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved