Iring iringan Festival Perahu Naga Angkut Hasil Rempah di Sungai Rejoto Kota Mojokerto 

festival perahu naga di Mojokerto menyusuri sungai Rejoto Kecamatan Prajurit Kulon dan berakhir di Sungai Brantas kawasan Jogging Track. 

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ istimewa
Festival perahu naga di Sungai Rejoto, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto 

Suryatravel – Festival perahu naga di Sungai Rejoto, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto menarik perhatian masyarakat setempat. 

Mereka antusias menyaksikan serunya iring-iringan festival perahu naga yang menyusuri sungai dan berakhir di Sungai Brantas kawasan Jogging Track. 

Wali Kota Mojokerto, lka Puspitasari bersama Hilmar Farid Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek dan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno bahkan turut dalam rombongan perahu naga tersebut.

Sebelum rombongan berangkat menyusuri sungai, mereka disuguhi tarian kolosal Sumpah Amukti Palapa.

Sesampai di garis finish, rombongan festival perahu naga disambut kereta kuda, barisan penari dan Barongsai berjalan menuju Rumah Dinas Walikota Mojokerto.

Iring-iringan perahu naga ini memuat hasil rempah dan menyusuri sungai menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat lantaran sudah lama kegiatan serupa ditiadakan akibat Pandemi Covid-19.

Festival perahu naga ini merupakan rangkaian puncak acara jalur rempah-rempah Sungai Brantas.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan kegiatan festival jalur rempah yang digelar secara Nasional di setiap provinsi ini berdampak baik bagi perekonomian masyarakat yang nyaris dua tahun lumpuh akibat pembatasan-pembatasan selama Pandemi Covid-19. 

"Sejak pandemi masyarakat dibatasi dari berbagai kegiatan berupa ekspresi diri untuk mengikuti aturan pengendalian Covid-19," ungkapnya, Kamis (04/11/2021).

Ning Ita sapaan Walikota Mojokerto mengungkapkan Pemerintah Daerah memiliki beberapa rangkaian kalender Event terkait kebudayaan termasuk yang berkaitan dengan memanfaatkan dan pengelolaan air sungai misalnya Festival Mojo Tirto.

Menurut dia, adanya event ini dapat membangkitkan kembali semangat masyarakat di Mojokerto terkait kebudayaan dan warisan Majapahit.

"Karena kebudayaan dan warisan Majapahit luar biasa banyak dan perlu dikembangkan khususnya bagi generasi mileneal, generasi Z yang mungkin saat ini belum banyak memahami sehingga mereka mempunyai kebanggaan tersendiri aras warisan budaya ini," terangnya. (Mohammad Romadoni).

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved