Gairahkan Lagi Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Pemkot SIapkan Lahan Parkir

menghidupkan kembali Jalan Tunjungan, saat ini, Pemkot telah mengeluarkan aturan larangan parkir di sepanjang Jalan Tunjungan

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ habiburrahman
Suasana Jalan Tunjungan, Surabaya. Rencananya Jalan Tunjungan ini Menjadi  kawasan wisata di pusat kota Pahlawan 

Suryatravel  - Hampir final rencana Pemkot Surabaya menghidupkan kembali Jalan Tunjungan, saat ini, Pemkot telah mengeluarkan aturan larangan parkir di sepanjang Jalan Tunjungan pada pukul 16.00 hingga 23.00 WIB. 

"Mulai 1 November kemarin, kami memasang rambu larangan parkir untuk jalan Tunjungan di pukul 16.00-23 WIB. Sosialisasi juga terus dilakukan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat, Kamis (4/11/2021). 

Untuk menampung kendaraan warga yang akan menuju jalan Tunjungan, Pemkot telah menyiapkan 9 titik lokasi kantong parkir. Lokasi ini tersebar di sejumlah kawasan di sekitar Jalan Tunjungan

Di antaranya, ada di Jalan Genteng Besar, Jalan Kenari, hingga sejumlah lahan parkir milik hotel di sekitar lokasi. "Kami sudah berkoordinasi dengan kawasan disitu, termasuk Dinas Pariwisata dan Kepolisian," katanya. 

Total, sembilan kantong parkir ini bisa menampung 5.000 roda dua dan sekitar 1.200 roda empat. "Jumlah tersebut kami rasa cukup untuk pengunjung Jalan Tunjungan nantinya," katanya.

Sehingga, bagi pengunjung Jalan Tunjungan yang akan membawa kendaraan akan diarahkan ke titik parkir tersebut. "Saat ini, kami mulai pasang rambu tempat parkir," katanya. 

Ini juga berlaku bagi pegawai yang berkantor di Jalan Tunjungan. "Kalau berkantor di Jalan Tunjungan di atas pukul 16.00 WIB, kami arahkan ke kantong parkir yang kami siapkan," katanya. 

Diharapkan, rencana menghidupkan kembali Jalan Tunjungan ini mendapat antusias pedagang maupun pengunjung. Para pedagang merupakan pelaku UMKM yang ada di Surabaya. 

Para pelaku UMKM akan memamerkan produknya di bahu Jalan yang selama ini menjadi lokasi parkir di Jalan Tunjungan. "Sedangkan pengunjung nantinya bisa jalan di trotoar," katanya. 

Pada kegiatan yang mulai dibuka 10 November tersebut, Jalan Tunjungan tetap dibuka bagi kendaraan. "Tiga lajur di Jalan Tunjungan tetap bisa dilalui kendaraan. Tidak kami tutup," katanya. 

Oleh karenanya, pihaknya berharap masyarakat bisa menggunakan kendaraan umum untuk berangkat menuju Jalan Tunjungan. "Ada Suroboyo Bus yang tetap berangkat melalui Jalan Tunjungan," katanya. 

Untuk diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyulap Jalan Tunjungan menjadi salah satu kawasan wisata untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Saat ini, kawasan ini tengah dipercantik dengan dengan mural. (bob) 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved