Nongkrong Bonus Hawa Sejuk Gunung Penanggungan Di Jungle Cafe Grand Whiz Trawas

Jungle Café yang berlokasi di halaman Grand Whiz Trawas Hotel. Di kafe ini pengunjung diajak lebih dekat dan menyatu dengan alam pegunungan

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ wiwit purwanto
Jungle Cafe dengan panorama alam Gunung Penanggungan 

 

Suryatravel – Nongkrong di kafe dengan view pemandangan pegunungan dengan udara sejuk memiliki kepuasan dan pengalaman tersendiri. Seperti di Jungle Café yang berlokasi di halaman Grand Whiz Trawas Hotel.

Di kafe ini pengunjung diajak lebih dekat dan menyatu dengan alam pegunungan, merasakan langsung atmosfer hawa sejuk Gunung Penanggungan, pemandangan pepohonan dan sawah menjadi daya tarik tersendiri sambil menikmati kuliner di Jungle Café.

“Jungle café ini dengan konsep outdoor karena ini sangat cocok dengan kondisi pandemi  seperti sekarang, namun karena full outdoor kalau hujan ya sudah bubar,” kata Danny Budiman, founder Jungle Café, Minggu (7/11/2021).

Konsep outdoor yang unik dengan tenda segitiga sebagai ciri khas di Jungle café banyak menarik minat pengunjung.

“Tenda segitiga imi signature Jungle Café, begitu pula dengan konter bar juga menggunakan tenda segitiga,” kata Danny.

Selain memberi view landscape alam dan konsep outdoor, menu yang ada di Jungle Café juga mengusung menu ala hotel bintang 4, ditambah lagi wahana bermain u ntuk anak anak makin melengkapi tempat nongkrong ini.

jungle Cafe menyatu dengan alam pegunungan
jungle Cafe menyatu dengan alam pegunungan (suryatravel/ wiwit purwanto)

Puas nongkrong di Jungle Café bagi yang ingin melanjutkan menginap, Grand Whiz Trawas Hotel juga siap memberikan layanan akomodasi.

Jungle café sendiri buka mulai Pukul 09.00 hingga 18.00, untuk weekend hingga pukul 20.00.

Ketika kawasan ini memasuki level 2 PPKM, pihak pengelola masih membatasi kuota pengunjung dengan cara reservasi di awal. “Kami tetap melakukan pembatasan pengunjung, untuk memudahkan pengawasan dan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi,”ungkap Danny.

Jungle café sendiri mulai dibuka sejak Bulan Februari 2021 lalu, dimana saat itu bisnis perhotelan benar benar drop karena pandemi. Sebagai inovasi Danny mencoba terobosan dengan membuat kafe dengan konsep full outdoor dengan kapasitan 40 orang.

Karena masih berda di masa pandemi, pihaknya belum menggelar konser dengan skala besar bersama bintang tamu. Tapi setiap hari Jungle Café menyuguhkan live music.

“Kalau lah ada bintang tamu kita kemas dengan acara ngopi bareng, seperti ngopi bareng dengan Rian D’Masiv,” lanjut Danny yang juga General Manager Whiz Jatim.

Pihaknya berharap kehadiran terobosan seperti  Jungle Café ini  bisa jadi pengobat rindu setelah selama 2 tahun lebih segala aktivitas kita terbatas karena pandemi.

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved