Ke Wisata Religi Ampel, Berburu Gulai Kambing Kacang Hijau Dan Roti Maryam 

Di Surabaya khususnya di kawasan kampung arab Ampel Gulai Kambing ini kerap dipadukan dengan roti maryam

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ istimewa
Gulai Maryam khas wisata religi Sunan Ampel, paduan gulai kacang hijau dengan sate daging kambing 

Suryatravel – Kuliner Gulai Kambing bagi sebagian masyarakat sudah menjadi makanan favorit, setiap daerah menyajikan Gulai Kambing secara berbeda-beda.

Di Surabaya khususnya di kawasan kampung arab Ampel Gulai Kambing ini kerap dipadukan dengan roti maryam.

Namun bukan gulai biasa, kuah hangat yang disajikan dengan roti maryam ini menggunakan campuran kacang hijau. Biji kacang hijau yang pecah saat matang memberikan rasa yang berbeda pada kuah gulai.

Tampilan kuliner satu ini cukup unik, campuran kacang hijau mempengaruhi warna dan tekstur gulai,  Kuah gulai menjadi hijau kecoklatan, mengental dan membuat gulai lebih kaya rasa.

Dengan menggunakan bahan bumbu rempah, bisa mengusir bau prengus daging kambing dan membuat tekstur lebih empuk.

Cara menikmatinya pun berbeda dengan makan gulai kambing pada umumnya. Kuah gulai hangat disantap dengan roti maryam sebagai cocolan atau disobek-sobek.

Rasa khas menjadikan gulai ini favorit bagi warga Surabaya sekitarnya, khususnya para peziarah Wisata Religi Sunan Ampel.

“Pertama kali ke sini sama keluarga. Sekitar tiga tahunan itu ziarah. Tapi sekarang di Surabaya ada kerja dan sering ke sini. Bisa dua minggu sekali makan ini,” kata Faisal Abdullah, warga Bawean Gresik.

Faisal meyakini makan gulai maryam ini dapat menambah energi. Selain rasanya yang enak, dia tidak lagi pegal-pegal saat menyantap gulai daging kambing.

Di kawasan Ampel banyak tempat makan gulai roti maryam dari  warung-warung tenda kaki lima hingga restoran.

Satu di antaranya, Gulai Maryam Aba Hory yang berada di Jalan Sultan Iskandar Muda, Semampir, Surabaya.

Warung makan kaki lima yang berada tak jauh dari Wisata Religi Sunan Ampel ini menyediakan menu khas Timur Tengah yang lezat itu.

Hidangan ini memang sudah memiliki tempat tersendiri di lidah para penikmatnya.

“Sudah 30 tahun di sini, turun temurun dari keluarga jualannya,” Kata penjual gule maryam Aba Hory, Fitri Nur Aisyah

Berbeda dari yang lain, Fitri mengatakan bahwa resep gulai maryam miliknya memiliki rasa khas warisan keluarga.

Bedanya, gulai maryam ini tidak menggunakan santan dan penyedap rasa. Sajiannya lengkap dengan sate kambing dengan rasa juara.

Rasa gurih didapatkan dari campuran bumbu rempah khas resep keluarga, kacang hijau dan daging kambing.

Semua bahan dimasak selama tiga jam hingga daging empuk dan bumbu meresap. Itu lah yang membuat gulai Aba Hory gurih dan tidak berbau prengus daging kambing.

Bahkan daging kambing yang dimasak sudah ditusuk seperti sate. Daging kambing dan tulang ini lah yang menambah cita rasa gurih pada kuah gulai.

“Memang bukan daging sapi, gurihnya dari daging kambing,” ujar Fitri.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved