Berburu 'Entung' di Musim Penghujan, Bisa Dibikin Lauk Ekstrem

warga semanding Tuban berburu entung selanjutnya akan dijadikan menu lauk untuk santap nasi atau hidangan cemilan. 

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ m sudarsono
Warga Semanding, Tuban berburu entung untuk dibuat camilan dan lauk 

 

Suryatravel- Masyarakat di Kabupaten Tuban punya hobi yang unik saat musim penghujan tiba.  Warga memanfaatkan musim tersebut untuk berburu kepompong atau entung (ulat, red) pohon jati. 

Hal itu seperti yang terlihat di kawasan hutan Desa Pakah, Kecamatan Semanding, Tuban, Kamis (9/12/2021).  Setelah entung didapat, selanjutnya akan dijadikan menu lauk untuk santap nasi atau hidangan cemilan. 

Untuk mendapat entung, warga cukup memilah dedaunan pohon jati yang sudah jatuh mengering, sebelum bertransformasi menjadi kupu-kupu. 

"Mencari entung sangat mudah, warga cukup memilah dedaunan yang sudah jatuh kering," kata Sugianto (29), warga pencari entung di hutan pakah. 

Pria asal Kecamatan Bancar itu menjelaskan, setelah mendapat hasil buruannya, maka entung akan dimasak bersama keluarga di rumah dengan cara digoreng.

Tak asal goreng, untuk menambah citarasa, maka bumbu dapur harus ditambahkan. Seperti, bawang merah dan bawang putih, cabe serta bumbu lain yang dibutuhkan. 

"Entung digoreng sampai benar-benar kering, kemudian kita makan dengan nasi," tambahnya.

Pantauan di lokasi, sejumlah warga lain juga terlihat mencari entung.  Hewan jenis ulat tersebut kini sedang ramai diburu warga. Selain untuk santap makan, entung juga disebut bernilai ekonomis untuk dijual.(nok) 

 

Foto : Warga saat mencari ulat entung di kawasan hutan, Desa Pakah, Kecamatan Semanding

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved