Warga Surabaya Bisa Pelesiran Di Alun-Alun Surabaya. Ada Pameran Lukisan Hingga UMKM

buka dengan diadakannya berbagai pameran, Minggu (19/12/2021). Menariknya, lokasi pameran berada di Basement Alun-Alun Surabaya dibawah tanah

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ habiburrahman
Alun alun bawah tanah Surabaya di buka, ada pameran lukisan hingga UMKM 

Suryatravel  - Kabar gembira bagi warga Surabaya, Alun-Alun Surabaya sudah buka dengan diadakannya berbagai pameran, Minggu (19/12/2021). Menariknya, lokasi pameran berada di Basement Alun-Alun Surabaya yang berada di bawah tanah.

Bertajuk Creative Community Day, ada berbagai kegiatan yang dilakukan di tempat ini selama lima hari ke depan, Minggu-Kamis (19-23/12/2021).

"Kami membuka kembali Halaman kompleks Balai pemuda dan Alun-Alun Surabaya melalui berbagai acara," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Antiek Sugiharti, Minggu (19/12/2021).

Dalam acara ini, pengunjung bisa menikmati suasana Alun-alun Surabaya dengan  konsep berbeda. Selama beberapa hari ke depan, pengunjung bukan hanya melihat bangunan bersejarah, namun juga tampilan seni, diskusi film, belanja, hingga wisata kuliner.

Di antaranya, ada pameran foto dari dokumentasi dinas di lingkungan Pemkot Surabaya. Juga, pameran lukisan dari berbagai kelompok kesenian. 

Semakin menarik dengan terlibatnya UMKM dari dalam pameran ini. "Ada 12 UMKM yang bergabung di acara ini dengan membuat tenant," katanya.

Sejumlah lukisan hingga foto dipamerkan di dalam basement. Semakin menarik dengan adanya pentas musik yang dibawakan sebuah band.

Disbudpar memastikan pameran ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Di antaranya penggunaan aplikasi PeduliLindungi, pembatasan jumlah pengunjung, hingga kewajiban memakai masker.

"Berdasarkan assesment, jumlah pengunjung di basement maksimal sebanyak 300 orang," kata Kepala UPTD Tugu Pahlawan, Museum, Balai Pemuda, dan THR Disbudpar Kota Surabaya Rusdi Ismet dikonfirmasi terpisah.

"Data kami sejak pukul 09.00 WIB, tak ada penumpukan jumlah pengunjung. Sebab, penontonnya kan mengalir (masuk bergantian)," katanya.

Pembukaan basement Alun-Alun Surabaya ini juga menjadi program ujicoba pemkot. Apabila pameran UMKM ini mendapat antusiasme pengunjung, pihaknya akan memperpanjang pameran ini.

"Nantinya, memang kami konsep untuk pameran. Seperti halnya pameran lukisan, seni instalasi, termasuk, UMKM. Sebab, umkm menjadi dasar keberhasilan kami dalam membuka kembali Alun-Alun," katanya.

"Kami akan  meminta feedback (masukan) dari pengunjung juga pelaku UMKM. Apakah bisa dikatakan berhasil? Kami minta masukan," katanya.

Untuk diketahui, sekalipun Alun-Alun Surabaya telah diresmikan sejak 10 November 2020 lalu, basement lokasi ini belum bisa dibuka saat itu. Mengingat, saat itu masih dalam penggarapan dan juga masih dalam pandemi Covid-19.

Luas basement sekitar 3.000 meter persegi. Dalam kondisi normal (non pandemi), area tersebut dapat menampung 2.000 pengunjung

Kini, proyek senilai Rp68 miliar ini telah selesai digarap. Pembukaan kembali ini juga senyampang dengan menurunnya angka Covid-19 di Kota Pahlawan.

Tak hanya di Basement, di momen yang sama Pemkot juga menggelar pertunjukan kesenian di Balai Budaya yang berada satu komplek dengan Balai Pemuda. Ada berbagai kelompok kesenian yang tampil saat itu, seperti lawak, ludruk, hingga reog. (bob) 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved