Pemkot Surabaya Wanti Wanti RHU Wajib Tutup Di Dua Hari Jelang Natal Dan Tahun Baru

Tanggal 24 dan 31. Malam natal dan malam pergantian tahun. Tidak boleh beroperasi pemkot Surabaya menyikapi perayaan libur natal dan tahun baru

Editor: Wiwit Purwanto
SURYATRAVEL/doc
Sejumlah ruas jalan di Surabaya juga akan ditutup saat malam pergantian Tahun nanti 

 

Suryatravel – Pemerintah Kota Surabaya mewanti wanti melalui satgas Covid 19, guna mengantisipasi kerumunan saat Natal dan Tahun Baru nanti.

Wakil Sekretaris Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 kota Surabaya, Irvan Widyanto menyebut jika ada dua hari dimana rumah hiburan umum (RHU) wajib tidak beroperasi.

"Tanggal 24 dan 31. Malam natal dan malam pergantian tahun. Tidak boleh beroperasi," tegas Irvan, Rabu (22/12/2021).

Jika nekat beroperasi, Satgas Covid 19kota Surabaya tak segan memberikan sanksi terhadap manajemen hingga penyegelan rumah hiburan tersebut.

"Sanksinya tentu ditentukan sesuai pelanggaran. Yang pasti, akan kami lakukan penyegelan agar tidak beroperasi sementara waktu hingga paling tinggi levelnya rekomendasi pencabutan izin operasional," lanjutnya.

Selain RHU, pemkot Surabaya juga menyoroti beberapa mall dan juga tempat ibadah guna memastikan protokol kesehatan tetap berjalan saat Natal dan Tahun Baru kali ini.

Adapun pointer Surat Edaran Walikota Surabaya dalam rangka pencegahan transmisi Covid 19 saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 diantaranya ;

1) Jam operasional Pusat Perbelanjaan dan Mall mulai 09.00 WIB – 22.00 WIB waktu setempat untuk mencegah kerumunan pada jam tertentu dan melakukan pembatasan dengan jumlah pengunjung tidak melebihi 75% (tujuh puluh lima persen) dari kapasitas total.

2) Perayaan Tahun Baru Tahun 2022 sedapat mungkin dilakukan masing-masing/bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan, serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan;

3) Menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari mall/pusat perbelanjaan serta hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diperkenankan masuk;

4) Melarang adanya pawai dan arak-arakan Tahun Baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan;

5) Meniadakan event perayaan Nataru di Pusat Perbelanjaan dan Mall, kecuali pameran UMKM;

6) Kegiatan makan dan minum di dalam pusat perbelanjaan/mall dapat dilakukan dengan pembatasan kapasitas maksimal 75% (tujuh puluh lima persen) dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat. Bob

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved