Harum Gurih Nasi Gegok Trenggalek, Nasi Punel Ikan Teri Bumbu Pedas Dibungkus Daun Pisang

Salah satu kuliner tersebut adalah nasi gegok. Nasi ini merupakan makanan khas wilayah Kecamatan Bendungan

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ aflahudin
Nasi Gegok salah satu kuliner khas Trenggalek 

Suryatravel - Setiap daerah punya makanan khas. Termasuk Kabupaten Trenggalek. Selama ini, Kabupaten Trenggalek dikenal dengan kuliner ayam lodho. Padahal selain itu, banyak kuliner lain yang khas dan sulit ditemui di daerah lain.

Salah satu kuliner tersebut adalah nasi gegok. Nasi ini merupakan makanan khas wilayah Kecamatan Bendungan.

Nasi gegok terdiri dari nasi punel yang dibumbui dengan sambal dan ditambah lauk.

Umumnya, nasi gegok disajikan dengan isian lauk ikan teri. Tapi banyak juga yang memodifikasi dengan memberi lauk lain, seperti tuna dan ampela.

Dalam penyajiannya, nasi gegok dibungkus dengan daun pisang. Ini yang membuat makanan ini beraroma harum.

Sebelum disajikan, nasi gegok terlebih dulu di kukus. Sehingga ketika membuka bungkus daun pisangnya, aroma harum dari uap langsung menusuk hidung.

Nasi gegok disajikan dalam porsi kecil. Sekadar cukup untuk mengganjal perut yang belum terlalu lapar bagi kebanyakan orang.

Karena porsinya yang kecil, nasi gegok pun dibanderol dengan harga yang murah meriah. Hanya Rp 3 ribu per bungkus.

Jadi, dengan uang lima ribu pun, seseorang bisa menikmati nasi gegok plus dengan minuman.

Nasi gegok lebih enak dinikmati dengan tambahan gorengan tempe tepung atau tahu goreng.

Di Kabupaten Trenggalek, nasi gegok menjadi idola bagi sebagian orang.

"Sehari kami bisa jual 200-an bungkus nasi gegok," kata Susanti, salah seorang karyawan Warung Kopi Deplok, salah satu tempat yang menjajakan nasi gegok.

Susanti mengatakan, sambal pada nasi gegok dibuat dengan bahan yang sederhana. Antara lain cabai rawit, cabai besar, bawang merah, dan bawang putih.

Karena itu, cita rasa yang dominan dari nasi gegok adalah pedas. Cocok bagi penggemar makanan super pedas.

"Sebenarnya yang paling banyak beli nasi gegok justru orang dari luar. Karena kalau orang Trengg sendiri, sudah sering. Jadi banyak orang beli untuk dibungkus dalam jumlah banyak untuk dibawa pulang," ujarnya.

Berdasarkan cerita banyak orang Trenggalek, nasi gegok dulunya adalah menu bekal para petani di Kabupaten Trenggalek.

Cara masaknya yang mudah dan penyajiannya yang ringkas membuat menu ini jadi andalan mereka yang bekerja di sawah atau kebun.

Lambat laun, nasi ini diolah menjadi menu yang dijual untuk masyarakat. Tak dinyana, banyak orang yang suka dan mengidolakan makanan ini.

Alhasil, banyak warung dan rumah makan di Trenggalek yang menyajikan menu tersebut sebagai salah satu opsi yang bisa dinikmati pembeli. (fla)

 

 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved