Antisipasi Kerumunan Malam Tahun Baru Alun Alun Probolinggo Di Tutup Sementara

antisipasi kerumunan saat pergantian Tahun Baru 2021 - 2022 , Alun-alun Kota Probolinggo akan ditutup

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ danendra
Sat Lantas Polresta Probolinggo lakukan sosialisasi penutupan alun-alun 

 

Suryatravel – Mengantisipasi kerumunan saat pergantian Tahun Baru 2021 - 2022 , Alun-Alun  Probolinggo akan ditutup mulai tanggal 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.

Sebelum kebijakan itu diterapkan, Sat Lantas Polresta Probolinggo melakukan sosialisasi dengan berjalan keliling alun-alun sembari membentangkan banner bertuliskan informasi penutupan serta mengumumkannya lewat pengeras suara. 

Sosialisasi ditujukan kepada para pedagang dan pengendara yang melintas di alun-alun. 

Kasat Lantas Polresta Probolinggo, AKP Roni Faslah mengatakan penutupan alun-alun berlaku mulai 31 Desember 2021 pukul 16.00 WIB hingga 1 Januari 2022 pukul 06.00 WIB. 

Sejumlah akses jalan menuju alun-alun pun juga ditutup serta dijaga ketat personel kepolisian. 

"Agar masyarakat mengetahui penutupan alun-alun pada malam tahun baru, kami melakukan sosialisasi. Pengendara diimbau untuk menghindari jalan menuju alun-alun karena juga ditutup," katanya, Selasa (28/12). 

Roni menjelaskan penutupan alun-alun tersebut berdasarkan instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021.

Tujuan penutupan guna mengantisipasi kerumunan di alun-alun pada malam penghujung tahun 2021.

"Hal itu juga untuk mencegah penyebaran Covid-19 di momen pergantian tahun," tegasnya 

Penutupan alun-alun, membuat pedagang tak bisa membeber dagangannya di sana. 

Sebagai bentuk kepedulian atas hal tersebut, Sat Lantas Polresta Probolinggo membagikan beras kepada pada pedagang. 

"Walaupun tidak seberapa, semoga bisa membantu para pedagang," terangnya. 

Seorang pedagang di alun-alun, Adinda Putri Nur Azizah (17) warga Dringu, Probolinggo, mengungkapkan kebijakan penutupan tak jadi masalah. 

Menurutnya, alun-alun jadi salah satu tempat merayakan momen pergantian tahun baru warga Kota Probolinggo. Sehingga, berpotensi menimbulkan kerumunan dan penyebaran Covid-19. 

"Saya mendukung kebijakan penanganan covid-19 yang dilakukan pemerintah. Toh juga penutupan alun-alun hanya satu malam saja. Bagi saya pribadi tak jadi masalah," pungkasnya. (nen) 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved