Plesiran Ke Gunung Bromo Pada Libur Tahun Baru Perhatikan Syarat Dan Aturan Berikut Ini

Liburan tahun baru tetap buka ada syarat dan ketentuan masuk pengujung Gunung Bromo saat periode libur tahun baru 2022

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/Hayu Putra
Kawasan lautan pasir Gunung Bromo bikin kangen para wisatawan 

 

Suryatravel -  Salah satu tujuan wisata yang banyak diminati saat liburan tahun baru adalah Wisata Gunung Bromo. Destinasi wisata ini  tetap buka saat liburan Tahun Baru 2022.  Namun ada beberapa aturan yang wajib dipatuhi.

Melansir Instagram resmi Balai Besar Taman Nasional (BBTN) Bromo Tengger Semeru pada Senin (27/12/2021).  Berikut ini adalah syarat dan ketentuan masuk bagi pengujung Gunung Bromo saat periode libur tahun baru 2022, diantaranya

1.    Sudah  vaksin Covid-19 minimal dosis pertama

2.    Menggunakan Aplikasi Pedulilindungi pada smartphone untuk check-in sebelum masuk

3.    Mematuhi jumlah kuota kendaraan, 5 orang untuk jip dan 1 orang untuk ojek

4.    Penerapan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga Jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas)

5.    Menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah dan masker sembarangan.

 Selain syarat  diatas, wisatawan juga perlu mengetahui pembatasan kuota di beberapa spot wisata Gunung Bromo.

Jumlah kuota wisata berbeda-beda di setiap spot. Wisatawan pun harus memilih spot mana yang masih bisa dikunjungi.

Berikut ini adalah kuota kunjungan wisata di Gunung Bromo saat libur tahun baru 2022.

Penanjakan: 222 orang per hari.

Bukit Kedaluh (Bukit Kingkong): 107 orang per hari

Bukit Cinta: 31 orang per hari

Mentigen: 55 orang per hari 

Sabana dan Lautan Pasir: 319 orang per hari

Wisatawan  juga dilarang mendekat ke kawah Gunung Bromo Lantaran  aktivitas vulkanik Gunung Bromo saat ini berada di level II atau waspada.

Peraturan ini di rekomendasikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung api Bromo setelah erupsi dari Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021). 

Masyarakat di sekitar Gunung Bromo dan pengunjung tidak boleh memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer (km) dari kawah aktif  Gunung Bromo.  Lalu, masyarakat di sekitar dari mulai pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata Gunung Bromo agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba - tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved