SPBU Di Surabaya Tutup di Malam Tahun Baru, Penjualan Terompet dan Petasan Juga Dilarang

Dari dasar itu, kami menindaklanjuti untuk SPBU juga tutup pukul 21.00 WIB dan buka lagi pukul 04.00 WIB

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ habiburrahman
Pemkot Surabaya menginstruksikan SPBU menutup sementara saat malam pergantian tahun 

Suryatravel  - Mengantisipasi keramaian masyarakat  pada malam tahun baru Pemkot Surabaya menginstruksikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tutup.

Surat Edaran yang ditujukan kepada pengelola SPBU di Surabaya sudah diedarkan, seluruh SPBU di Surabaya tutup pada 31 Desember 2021 pukul 21.00 WIB dan buka kembali pada 01 Januari 2022 pukul 04.00 WIB.

Ini sekaligus menindaklanjuti SE Wali Kota Surabaya tanggal 14 Desember 2021. Yang mana, semua aktivitas kegiatan pada malam tahun baru selesai pukul 21.00 WIB. 

"Dari dasar itu, kami menindaklanjuti untuk SPBU juga tutup pukul 21.00 WIB dan buka lagi pukul 04.00 WIB, seperti malam pergantian tahun 2021," kata Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, Selasa (28/12/2021).

Pihaknya optimistis hal ini bisa mencegah mobilitas masyarakat. Di antaranya, pawai atau arak-arakan kendaraan bermotor. 

"Kami ingatkan, tidak ada arak-arakan, tidak ada pawai kendaraan di Kota Surabaya. Sehingga masyarakat semua melaksanakan aktivitas di rumah masing-masing dalam rangka perayaan malam tahun baru 2022," tegasnya.

Untuk memastikan hal tersebut, pihaknya menggandeng kepolisian. Rencananya aparat gabungan akan melakukan pengawasan dan patroli di lapangan.

Tak hanya aktivitas penjualan di SPBU, pemkot juga melarang perayaan at venue malam pergantian tahun. Baik di restoran, cafe, rumah makan atau tempat fasilitas lainnya.

"Termasuk juga untuk semua tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) di Surabaya juga wajib tutup pada tanggal 24 dan 31 Desember 2021. Kepada warga Surabaya kami juga imbau agar merayakan perayaan tahun baru di rumah masing-masing," jelas dia.

Pemkot juga melarang penjualan petasan maupun terompet. Kebijakan tersebut telah tercantum dalam SE Satpol PP Surabaya Nomor: 300/ 6831/ 436.7.22/ 2021, tanggal 27 Desember 2021.

"Kami imbau supaya tidak ada yang berjualan petasan dan terompet. Tiga pilar di kecamatan juga bakal melakukan pengawasan serta penertiban penjual petasan dan terompet di wilayah masing-masing," terangnya.

Di samping itu, pihaknya juga akan melakukan filterisasi kendaraan di titik-titik perbatasan pintu masuk ke Kota Surabaya. Di antaranya, di Bundaran Waru (CITO), Jalan Merr, Pondok Candra, Osowilangun, Jembatan Suramadu, Benowo, Lakarsantri, hingga Karangpilang.

"Mulai sekitar pukul 17.00 WIB, sudah dilakukan filterisasi. Orang dari luar kota yang mau kerja shift malam di Surabaya tetap boleh masuk, tetapi kalau ingin cari hiburan ke Surabaya, kita pulangkan," tegas Eddy.

Pihaknya juga bakal menerapkan physical distancing mulai pukul 21.00 - 06.00 WIB. Di antaranya, di Jalan Tunjungan, Jalan Darmo, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Mayjend Sungkono, hingga Jalan Kertajaya. 

"Kita juga melakukan patroli bersama kepolisian. Nanti saat malam pergantian tahun, mulai pukul 21.00 WIB ada beberapa titik di Surabaya yang kita lakukan physical distancing," pungkas dia. (bob) 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved