Tarif Murah BTS Trans Semanggi Suroboyo Resmi “Ngaspal” di Kota Pahlawan

Trans Semanggi Suroboyo, Buy The Service (BTS) mode ini akan mengenakan tarif cukup terjangkau, maksimal Rp3 ribu.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ habiburrahman
Kementerian Perhubungan bersama Pemkot Surabaya resmi meluncurkan konsep transportasi berkonsep Buy The Service (BTS) 

Suryatravel - Kementerian Perhubungan bersama Pemkot Surabaya resmi meluncurkan konsep transportasi berkonsep Buy The Service (BTS), Rabu (29/12/2021).

Bernama Trans Semanggi Suroboyo, mode ini akan mengenakan tarif cukup terjangkau, maksimal Rp3 ribu.

Hadir dalam peluncuran tersebut, jajaran Kemenhub yang didampingi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Di antara yang hadir adalah Sekretaris Direktur (Sesditjen) Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI Marta Hadisarwono, Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Suharto.

Kemenhub menjelaskan, Surabaya menjadi kota kesepuluh di Indonesia yang menerapkan moda transportasi ini.

"Moda transportasi umum ini merupakan perubahan paradigma baru, terutama yang juga telah dilakukan di beberapa kota besar lainnya," kata Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Suharto.

Konsep ini mengubah mindset angkutan umum. Apabila sebelumnya angkutan umum mendapatkan penghasilan jumlah penumpang, kini pendapatan diakumulasi berdasarkan jarak tempuh.

"Konsep buy the service ini merupakan konsep: operator dibayar dengan menggunakan rupiah per kilometer. Begitu roda menggelinding, berapa kilometer sesuai SOP yang ditetapkan, itulah yg akan kita berikan pembayarannya," kata Suharto.

Sehingga, pengemudi bisa mengoptimalkan pelayanan kepada penumpang yang nyaman, aman, namun tetap dengan harga terjangkau. "Ini tak lagi menggunakan sistem angkut penumpang atau sistem wajib kepada juragan," selorohnya.

Setelah diluncurkan, ada 6 trayek yang akan dilayani Trans Semanggi Suroboyo mulai tahun depan. "Meskipun, pada tahap awal, baru satu koridor," katanya.

Total, ada 104 Bus yang akan melayani 6 rute tersebut. Satu di antara akan beroperasi untuk rute awal, Lidah Wetan - Karang Menjangan - ITS, akan beroperasi 17 unit.

Angkutan ini juga akan didukung dengan aplikasi Teman Bus (Transportasi Ekonomis Mudah Aman dan Nyaman). Melalui aplikasi yang bisa dipasang di smartphone, penumpang dapat mengakses waktu hingga lokasi rute Trans Semanggi.

"Karena bus ini dilengkapi dengan IT, penumpang dengan mudah kita akan menentukan, kita akan naik dimana. Kira-kira bis akan datang berapa lama lagi sampai di tempat kita. Intinya, akan ada kemudahan," katanya.

Tarif Bus cukup terjangkau. Bahkan, dalam tahap awal tarif BTS tidak dipungut biaya. "Artinya, jauh dekat bayarnya sama," katanya.

"Meskipun kita masih mengandalkan nol rupiah. Sebab, kami menunggu peraturan pemerintah atau peraturan menteri keuangan yang mengatur tarif BTS," katanya.

Apabila peraturan telah keluar, pihaknya memastikan tarif yang diberikan cukup terjangkau. "Yakni, Rp2 ribu untuk pelajar dan Rp3 ribu untuk umum," katanya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun semakin optimis mode transportasi ini semakin menyempurnakan angkutan di Surabaya. "Inilah saya harapkan," kata Cak Eri di tempat yang sama.

Ia juga menyebut kelebihan BTS yang ada pada tarif yang ditetapkan. "Ini tarifnya jauh dekat terjangkau,  untuk pelajar Rp2 ribu dan masyarakat umum Rp3 ribu. Ini bisa kita nikmati di kota Surabaya," katanya.

"Kami terimakasih kepada Kemenhub, pemerintah provinsi, dan pihak-pihak yang mendukung program ini. Prinsipnya, kota surabaya kita akan siap mendukung inovasi Kemenhub yang bermanfaat untuk masyarakat Kota Surabaya," katanya. (bob) 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved