Trans Semanggi Suroboyo Juga akan Gunakan Bus Listrik, Ada Fasilitas Ramah Difabel

Kementerian Perhubungan memastikan Kota Surabaya menjadi salah satu kota yang akan menggunakan bus listrik lebih awal dibanding daerah lain.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ habiburrahman
Penampakan bus listrik di acara launching Trans Semanggi Suroboyo, Rabu (29/12/2021) di Halaman Balai Kota Surabaya 

 

Suryatravel  - Mode transportasi berkonsep Buy The Service (BTS) dengan nama Trans Semanggi Suroboyo juga akan menggunakan kendaraan Bus Listrik. Rencananya, ini akan mulai beroperasi di Surabaya sejak  2022.

Kementerian Perhubungan memastikan Kota Surabaya menjadi salah satu kota yang akan menggunakan bus listrik lebih awal dibanding daerah lain.

Proyek ini telah masuk dalam program BTS yang rencananya akan menggunakan bus dengan total mencapai 104 unit (model diesel dan listrik).

"Kami sering diskusi dengan Dinas Perhubungan Provinsi, Surabaya semangatnya luar biasa. Ini menjadikan kami semangat untuk membantu Kota Surabaya," kata Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Suharto.

Dengan beroperasinya bus listrik, maka akan sekaligus lebih ramah lingkungan dibanding menggunakan diesel. Selain itu, penumpang juga lebih nyaman dengan tak adanya kebisingan.

Penampakan bus listrik ini pun diperlihatkan pada saat launching Buy The Service (BTS) dengan nama Trans Semanggi Suroboyo di Balai Kota, Rabu (29/12/2021). Jajaran Kemenhub bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun sempat menjajal bus ini.

Rencananya, jumlah Bus listrik yang akan beroperasi mencapai 40 bus. Sedangkan untuk bus diesel mencapai 64 bus. 

Suharto memastikan bahwa baik tipe diesel maupun listrik akan mengoptimalkan kenyamanan bagi penumpang. Ada sejumlah fasilitas penunjang yang melengkapi bus ini.

"Kami pastikan, nyaman. Selain AC, bus ini juga dilengkapi fasilitas lainnya. Termasuk, soal pembayaran yang bisa menggunakan QRIS (non- tunai) dengan tarif terjangkau, Rp3 ribu," katanya.

Juga, ada perlengkapan P3K, pemadam kebakaran, hingga beberapa peralatan lainnya. "Bus ini juga memiliki rak sepeda untuk mengakut sepeda penumpang," katanya.

Tidak kalah penting, Bus ini juga ramah difabel. Di antaranya, tempat duduk khusus difabel. "Dari jumlah 104 armada di Surabaya, 10 persen diperuntukkan untuk yang membutuhkan bantuan, khususnya difabel. Kami juga menggunakan low deck, dilengkapi fasilitas pendukung seperti rak sepeda atau pendukung armada ini," katanya.

Tak sekadar nyaman, Bus ini juga menjamin keamanan bagi penumpang. Sehingga, bisa meminimalisir tindakan kriminal atau yang melanggar SOP, baik oleh penumpang atau pun kru kendaraan.

"Armada juga dilengkapi CCTV yang akan memonitor penumpang, termasuk gerak gerik pengemudi. Pengemudi yang lalai atau tidak menjalankan SOP, maka akan menjadi bahan penalti kepada operator yang bersangkutan," tegasnya.

Selain itu untuk kenyamanan dan keamanan di dalam bis ini juga dilengkapi cctv sehingga bisa tahu aktivitas di sekitar bus. “ Misalnya, supirnya ini kalau main hape, ngantuk jadi ngerti. Sehingga, ada sanksi. Penumpang juga ada rasa aman ada rasa nyaman di sana," katanya.

Di Bus juga nyaman dan bersih. "Ketika ada sepeda, mereka bisa meletakkan sepeda lipat di dalam. Kalau sepeda biasa ada di depan bis yang sudah dipasang di sana," katanya.

Kelebihan lainnya ada pada aplikasi Teman Bus. "Sehingga, kita bisa tahu, berapa lama akan sampai, berapa waktu tunggu bisnya datang," katanya. (bob) 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved