Musim Hujan Penyuka Traveler Wajib Memperhatikan Kolong Mobil. Awas Keropos

Musim hujan bagi pemilik kendaraan bermotor wajib untuk seringkali membersihkan. Apalagi penyuka traveling dengan kendaraan pribadi

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ wiwit purwanto
Musim hujan bagian bawah dari kendaraan perlu di anti karat 

 

Suryatravel – Musim hujan bagi pemilik kendaraan bermotor wajib untuk seringkali membersihkan. Apalagi penyuka traveling dengan kendaraan pribadi penting untuk memperhatikan bagian kolong mobil.

Mengingat di bagian tersebut rata-rata menggunakan material berbahan dasar besi, terutama untuk area Sepakbor dan Sasis.

“Bagian kolong mobil tidak terlihat. Padahal kotoran seperti pasir atau sampah dari genangan air dapat menempel. Efeknya dapat menimbulkan karat, walaupun pabrikan sudah melapisi dengan anti karat,”  kata Jason dari Fit Gloss Auto Care Center, Jemursari, Selasa (4/01/2022).

Menghidari karat  kata Jason dapat memperpanjang usia pakai kendaraan, “Nah cara paling mudah setelah mobil kehujanan yaitu sering-sering dibilas air bersih. Terutama di area sekitar sepakbor dan kolong mobil jika memang masih dapat dijangkau,” tambahnya.

Terutama bagi para travelers yang suka menjelajah dengan kendaraan pribadi harus lebih waspada karena saat ini sedang musim hujan.

Musim hujan seperti saat ini, banyak yang yang harus disiapkan sebelum berkendara dan memacu kendaraan menerabas hujan.

Pemeriksaan ini penting dan dilakukan menyeluruh bila ada lubang atau keropos harus di tutup. Misalnya keropos retak retak penting juga untuk dilakukan penyemprotan anti karat. 

Bodi mobil yang sebagian besar terbuat dari besi harus mendapat perawatan agar tidak mudah berkarat. Bagian yang sering terkena air. Kalau sudah terlihat pori porinya berarti bodi mobil mulai keropos.

Karena keropos retak retak kecil (keropos rambut) ini juga berpotensi bocor saat menerabas genangan air. Bahan anti karat selain melapisi bagian luar mobil juga menutup retak retak kecil ini. 

“Setelah semua dibersihkan dan dicuci dengan cairan khusus maka selanjutnya agar lebih aman di lakukan penyemprotan anti karat,” kata Jason.

Untuk anti karat kendaraan  tidak membutuhkan waktu lama, bisa ditunggu dan mobil bisa langsung di pakai kembali.

Hanya saja jika ingin benar benar maksimal maka ada baiknya di tunggu hingga kering anti karat itu. 

Sebaiknya memang baik itu mobil baru ataupun mobil lama bisa mencegah mobilnya tidak berkarat, bisa dengan disemprot sendiri dengan produk anti karat  atau datang ke bengkel yang menyediakan semprot anti karat.

Menurut Jason, banyak sekali produk anti karat di pasaran, tapi yang harus diperhatikan adalah detail dan proses pengerjaan penyemprotan anti karat itu.

"Kolong mobil dan rumah roda adalah area yang paling sering bertemu dengan air, untuk proses ini mobil harus diangkat," lanjutnya.

Jika jarang dibersihkan jalur pembuangan ini bisa saja berkarat meski sudah dilapisi dengan cat mobil.

Penyuka traveler dengan kendaraan pribadi wajib memperhatikan bagian mobil yang tersembunyi dan rawat berkarat
Penyuka traveler dengan kendaraan pribadi wajib memperhatikan bagian mobil yang tersembunyi dan rawat berkarat (suryatravel/ wiwit purwanto)

Dari  penelitian air hujan memiliki kadar PH di bawah 5 atau 6, karena karbondioksida di udara larut dengan air hujan yang memiliki bentuk sebagai asam lemah. Sedangkan kadar PH yang netral adalah berada pada angka 7.

Untuk menjaga agar tidak cepat berkarat, sebaiknya saat membersihkan sepakbor dan kolong mobil menggunakan air bertekanan tinggi.

Selain itu bersihkan juga bagian pelek, kaliper dan cakram rem karena pasir yang menempel pada rem akan mengganggu kinerjanya. 

Bila menumpuk atau sulit dibersihkan, sebaiknya mobil dibawa ke tempat cuci mobil yang menyediakan fasilitas alat hidrolik sebagai pendukungnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved