Penataan Kawasan Wisata Kayutangan Heritage Kota Malang Dikebut Tuntas Tahun Ini

Pemerintah Kota Malang kini mulai melakukan sejumlah penataan di kawasan heritage ini untuk mempercantik kawasan tersebut tuntas tahun ini

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ rifky edgar
Kawasan Wisata Kayutangan Heritage 

Suryatravel - Pembangunan kawasan wisata Kayutangan Heritage di Kota Malang dikebut dan ditargetkan tuntas di 2022 ini.

Karena itu Pemerintah Kota Malang kini mulai melakukan sejumlah penataan di kawasan heritage ini untuk mempercantik kawasan tersebut.

Seperti melakukan pemasangan lampu hias dan penanaman pohon Tabebuya pada akhir 2021 kemarin.

Secara teknis, pembangunan koridor Kayutangan Heritage ini dibagi di dalam tiga zona.

Zona I dari simpang PLN menuju ke simpang Rajabali. Zona II dari Raja Bali sampai Jalan Jenderal Basuki Rahmat Gang IV, dan zona III Jalan Jenderal Basuki Rahmat Gang IV sampai ke Sarinah.

Sebagian proses pengerjaan proyek pembangunan Kayutangan Heritage ini didapatkan Kota Malang dari program Kotaku pada 2020 silam.

Baca juga: Dilintasi Jalur Kereta Kuno, Beginilah Bakal Penampakan Kayutangan Heritage di Masa Depan

Sedangkan sisanya menggunakan dana dari APBD Kota Malang.

"Kini fokus pembangunan akan dilakukan di zona III Kayutangan Heritage. Yakni dengan memperlebar pedestrian jalan," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), Diah Ayu Kusuma Dewi, Jumat (7/1).

Pelebaran jalan dilakukan, sekaligus menata lebar badan jalan yang berada di Jalan Basuki Rahmad Kota Malang itu yang harus memiliki lebar 12 meter.

Dari lebar badan jalan tersebut, nanti akan ditentukan, lebar dari masing-masing pedestrian yang ada dibagian kanan dan kiri jalan.

"Contoh saja misalkan lebarnya ada 20 meter. Kami ambil 12 meter untuk badan jalan. Sisanya yang 8 meter untuk pedestrian, jadi kami bagi dua," terangnya.

Anggaran yang digelontorkan untuk pelebaran jalan ini sekitar Rp 6 Miliar yang diambil dari APBD 2022.

Selain digunakan untuk melebarkan pedestrian jalan, nantinya juga akan dilakukan untuk penataan kabel listrik di kawasan Kayutangan Heritage.

Kabel listrik yang kini masih melintang tersebut akan ditanam di bawah tanah menggunakannya sistem ducting.

"Ini termasuk penanaman kabel listrik yang harus di bawah tanah. Tapi hanya sebatas koridor Kayutangan Heritage saja. Yang lainnya masih belum," tandasnya. Rifky edgar

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved