Kota Wisata Batu Perketat Wisatawan Dengan Prokes Ketat

Agar sektor pariwisata tetap bertahan, para pelaku wisata memastikan penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Editor: Wiwit Purwanto
surabaya.tribunnews.com/benni indo
Perketat kunjungan wisatawan dengan penerapan prokes ketat 

Suryatravel - Kota Batu kembali masuk ke level 3 PPKM. Sejumlah sektor terdampak dengan hadirnya kebijakan baru ini, tak terkecuali sektor pariwisata yang memang menjadi mesin penggerak perekonomian kota ini.

Agar sektor pariwisata tetap bertahan, para pelaku wisata memastikan penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Selain agar wisatawan nyaman dan aman, juga agar potensi penularan tidak terjadi di tempat wisata. Sejauh ini, memang belum ada laporan adanya kasus penularan Covid-19 di tempat wisata.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi mengatakan, dalam kebijakan PPKM Level 3 tidak ini tidak ada pemberlakukan penutupan dan penyekatan penuh di tempat wisata.

Pembatasan di hotel dan tempat wisata hanya 50 persen dari total kapasitas. Kata dia, ada banyak acara-acara yang dijadwalkan pada Februari-Maret 2022 di hotel terpaksa dibatalkan.

“Tidak apa, yang penting masih bisa gerak karena penyebaran virus ini sebarannya juga cepat, meski sembuhnya juga cepat. Kami fokus selesaikan pandemi dulu saja,” kata Sujud.

Ada 80 hotel lebih anggota PHRI memperketat penerapan prokes di masing-masing internal. Bahkan ada Satgas COVID-19 di tempat masing-masing.

“Setiap pengunjung yang masuk dicek. Lalu bikin juga area isolasi mandiri. Jadi memang harus diperketat lagi,” jelasnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, Onny Ardianto mengatakan, kebijakan PPKM level 3 tersebut seiring naiknya kasus di Kota Batu.

Dengan adanya kebijakan PPKM Level 3 tersebut, sejumlah pengetatan dilakukan, mulai dari tempat umum hingga kebijakan jam operasional tempat.

Berdasarkan Surat Edaran kemendagri untuk wisata dibuka dengan kapasitas 50 persen. Ketersedian kapasitas isolasi terpadu sendiri belum mencapai seratus persen. Benni indo

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved