Sensasi Durian Lokal Khas Desa Krenceng Kepung Kediri, di Wisata Ragil Kuning

penikmat buah Durian wajib mencoba Menikmati sensasi durian lokal di dalam area Wisata Ragil Kuning Desa Krenceng Kecamatan Kepung Kabupaten Kedirii

Editor: Wiwit Purwanto
Suryatravel/farid
Wisatawan Ragil Kuning nikmati durian lokal khas Desa Krenceng Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Jawa Timur 

 
Suryatravel – Penggemar dan penikmat buah Durian wajib mencoba Menikmati sensasi durian lokal di dalam area Wisata Ragil Kuning Desa Krenceng Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Jawa Timur.
 
Wisata Ragil Kuning p merupakan  salah satu Desa yang menawarkan keindahan alam yang masih asri. Wisata Ragil Kuning baru dibuka pada tahun 2019.
 
Hal yang menjadi keunggulan dari wisata ini menawarkan salah satu potensi alam  sumber mata air yang masih mengalir dan alami hingga sekarang. 
 
Selain air yang bersih, Wisata Ragil Kuning juga ada spot tempat makanan dan wahana bermain anak - anak. 
 
Untuk masuk ke wisata ini cukup terjangkau, pengunjung cukup membayar uang parkir sepeda motor 3 ribu dan mobil 5 ribu.
 
Sedangkan jika ingin memasuki kolam renang buatan, pengunjung cukup merogoh kocek sebesar 5 ribu rupiah.
 
Yang menarik selain terkenal dengan spot wisata sumber air, pengunjung juga bisa menikmati sensasi durian lokal khas Desa Krenceng.
 
Bahkan durian Krenceng ini juga menjadi salah satu jenis buah paling favorit yang ada di Kabupaten Kediri.
 
Sejak zaman dulu, warga sekitar suka menanamkan pohon durian di rumahnya. Meski berada di dataran rendah, desa yang berada di kaki Gunung Kelud ini cukup subur yang membuat ribuan pohon durian lokal tumbuh disini.
 
Tercatat lebih dari 50 persen warga desa itu memiliki pohon durian. Sebagian ditanam di depan rumah masing-masing. Biasanya lebih dari satu pohon. Ada juga warga yang mempunyai kebun khusus durian. Mayoritas durian yang ditanam warga adalah jenis lokal asli desa itu. 
 
"Harga duriannya di sini cukup terjangkau mulai 30 - 70 ribu saja," ujar Sumari Kepala Desa Krenceng Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Jawa Timur.
 
Menurut Sumari, jika sudah waktu musim panen antara bulan Desember hingga Februari. Banyak pengunjung yang datang ke Desa Krenceng dan Ragil Kuning untuk nikmati durian lokal sini.
 
"Bahkan banyak juga yang tengkulak itu ambilnya dari Krenceng. Kalau harga segitu memang murah, bahkan kalau benar - benar panen, biasanya paling mahal cuma 35 ribu saja," ungkapnya.
 
 Selain itu lanjut Sumari, yang menjadi ciri khas dari durian Krenceng adalah adalah rasa pahit yang cukup kuat.
 
"Jadi selain rasa manis, biasanya durian kita juga ada sedikit rasa pahit yang khas. Rasa seperti itu yang kadang dicari banyak orang," ungkapnya.
 
Sementara itu Sumari menjelaskan terkait sejarah sumber air Ragil Kuning, sudah ada sejak era kolonial Belanda dan digunakan untuk memasok air ke Rumah Sakit Perusahaan Perkebunan Handelsvereeniging Amsterdam (HVA).
 
"Aset peninggalan sejarah itu masih terjaga, beberapa alatnya, misalnya, pipa bawah tanah yang membentang sepanjangan sekitar 5 kilometer dari lokasi sumber menuju rumah sakit HVA Pare," ungkap Sumari. Farid
 
 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved