Pasar Turi Baru Surabaya Siap Dibuka 22 Maret, Perbaikan Fasilitas Terus Dikebut

Pasar Turi Baru di Surabaya rencananya akan kembali dibuka 22 Maret 2021 mendatang. Sebelum dibuka, fasilitas di Pasar Turi Baru dicek semua

Editor: Wiwit Purwanto
Suryatravel/bob
Pemkot Surabaya bersama PT Gala Bumi Perkasa mendata sejumlah fasilitas dalam. Pasar Turi Baru yang masih memperlukan perbaikan.  

Suryatravel - Pasar Turi Baru di Surabaya rencananya akan kembali dibuka 22 Maret 2021 mendatang. Saat ini, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama pengelola pasar melakukan sejumlah persiapan.

Di antaranya, mengecek sarana dan prasarana bangunan. Sebelum dibuka, fasilitas di Pasar Turi Baru bukan hanya harus nyaman bagi pembeli namun juga penjual.

Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya Irvan Widyanto ikut turun memantau, Rabu (2/3/2022). Pengecekan itu dilakukan bersama-sama.

Di antaranya, jajaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP), dan sejumlah dinas lain.

Pihak pengelola Pasar, PT Gala Bumi Perkasa ikut memandu. Kejaksaan Negeri Surabaya sebagai Jaksa Pengacara Negara ikut turun.

Kepala DKUMKP Kota Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan, pengecekan kali ini dilakukan di semua lantai. Termasuk, sejumlah bagian dan fasilitas di bangunan berlantai 9 ini.

"Demi mempercepat pengecekannya, maka setiap lantai dicek oleh satu tim yang terdiri dari berbagai dinas,” kata Yos di Surabaya, Kamis (3/3/2022). 

Pengecekan di antaranya, pada hasil kajian kelayakan struktur bangunan dari Tim ITS. Termasuk, lampu penerangan gedung, perbaikan keramik lantai, dinding kaca pembatas void dan railingnya, ekskalator dan lift.

Kemudian, fasilitas toilet dan kelengkapannya, sarana dan prasarana pemadam kebakaran, fasilitas ventilasi dan air conditioner seluruh gedung, hingga fasilitas genzet dan perlengkapannya.

"Kami juga cek fasilitas stand yang disiapkan khusus pedagang Tempat Penampungan Sementara, dan fasilitas layak sehat, baik anitasi dan tampungan air," katanya.

Sejumlah Dinas lain ikut berkolaborasi. Di antaranya, Dinas Perhubungan juga melakukan pengecekan lantai parkir dan ram.

Kemudian, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan pengecekan terkait rekomendasi drainase, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengecekan terkait IPAL dan lokasi TPS limbah B-3, hingga pemenuhan baku mutu air limbah.

"Setiap tim dilengkapi form ceklist dari masing-masing perangkat daerah. Sehingga, akan diketahui mana yang perlu diperbaiki dan mana yang sudah cukup baik,” ujarnya.

“Kita bersama-sama ingin memberikan tempat yang aman dan nyaman bagi para pedagang maupun para pengunjung nanti,” pungkasnya.

Polemik Pasar Turi Baru ini pun memantik perhatian Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti. Ia pun ikut meminta agar pembukaan Pasar Turi tak lagi ditunda.

Dengan begitu, para pedagang yang memang mengais rezeki di sana dapat kembali berdagang di dalam areal Pasar Turi, bukan lagi di tempat penampungan sementara.

"Saya meminta tanggal 22 Maret 2022 harus segera diresmikan, tak boleh mundur lagi. Pembongkaran tempat penampungan sementara harus dilakukan segera," kata LaNyalla dikonfirmasi terpisah, Kamis (3/3/2022). 

LaNyalla bahkan sampai datang ke lokasi, Rabu (2/3/2022). Proses perbaikan juga harus terus dikebut.

"Ini harusnya sudah selesai dari dulu. Proses pembangunan sudah 94 persen, tinggal 6 persen lagi. Harus segera diselesaikan. Kasihan para pedagang," tegas LaNyalla.

GM Pasar Turi, Teddy Supriyadi menjelaskan, rencananya Pasar Turi akan diresmikan pada 22 Maret 2022. Sejauh ini, untuk proses pembangunan gedung seluruh sudah rampung.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved