Delapan Taman di Surabaya Dibuka Kembali, Pengunjung Sambut Antusias

avel - Pemkot Surabaya kembali membuka taman di Surabaya, Selasa (15/3/2022). Dari delapan taman yang dibuka, pengunjung terlihat antusias.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ wiwit purwanto
Wisata Kebun Raya Mangrove Gununganyar Surabaya buka kembali 

Suryatravel - Pemkot Surabaya kembali membuka taman di Surabaya, Selasa (15/3/2022). Dari delapan taman yang dibuka, pengunjung terlihat antusias.

Sebelumnya  taman di Surabaya sempat ditutup sejak awal Februari lalu. Penyebabnya, kasus Covid-19 yang meningkat serta situasi PPKM Level 3 di Kota Pahlawan yang tak memungkinkan pembukaan ruang terbuka.

Sambutan hangat pengunjung ini di antaranya terlihat di Taman Flora di Bratang Binangun, Baratajaya, Kecamatan Gubeng. Salah satu Taman terluas di Kota Pahlawan ini jumlah pengunjung selama sehari sudah mencapai sekitar 60 orang.

Mereka mayoritas datang bersama keluarga, Roni Suhendra salah satu pengunjung yang datang bersama istri dan kedua anaknya. "Kebetulan saya hari ini libur. Ketika saya lewat sekitar sini, tahu Taman dibuka, langsung mampir," kata Roni.

Pihaknya menyambut baik pembukaan Taman tersebut. Ia menjadi salah satu warga di Kota Surabaya yang menjadikan Taman sebagai tempat "wisata".

"Kalau mau wisata yang murah tapi penuh edukasi ya pergi ke taman. Contohnya seperti Taman Flora," kata  pegawai swasta ini.

Taman ini memang memiliki sejumlah koleksi tanaman yang cukup banyak. Selain itu, juga ada sejumlah satwa, mulai burung merak, burung jalak, hingga Rusa Bawenan. 

Para satwa memungkinkan interaksi secara langsung dengan pengunjung lewat pemberian makanan. Misalnya dengan Rusa Bawean.

Selain itu, terdapat pula tempat bermain hingga sejumlah spot foto. Fasilitas protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, juga tersebar di sejumlah lokasi.

Taman Flora menjadi satu di antara delapan taman yang dibuka pada PPKM Level 2 di Kota Surabaya saat ini. Selain itu, ada Taman Harmoni, Taman Prestasi, Taman Pelangi, Taman Sejarah, Taman Cahaya, Taman Ekspresi, dan Taman Kebun Bibit Wonorejo yang dibuka di hari yang sama.

Berdasarkan Inmendagri, tempat wisata umum dan area publik lainnya diizinkan buka dengan sejumlah persyaratan. Di antaranya, dengan penerapan protokol kesehatan.

"Pengunjung wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi saat hendak masuk. Bagi yang dibawah 12 tahun wajib didampingi orang tua," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro dikonfirmasi terpisah.

Kemudian jumlah pengunjung juga dibatasi, maksimal 75 persen. Apabila ada kepadatan, maka pengunjung yang masuk harus menunggu pengunjung yang di dalam keluar.

Pihaknya juga telah menyiagakan satgas. Petugas tak hanya dari DLH, namun juga dinas lain seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (DKKOP) Kota Surabaya.

DLH berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan selama berada di dalam Taman. Selain itu, bisa mengoptimalkan fungsi Taman sebagai edukasi.

"Selama ini, kami menerima banyak permintaan pembukaan taman kota. Sehingga selain edukasi, kami juga membuka taman sebagai tempat wisata atau rekreasi bagi keluarga," ujar dia. (bob) 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved