Jasa Raharja Jatim Tuntaskan Santunan korban Laka Momen Mudik Lebaran 2022

Jasa Raharja serahkan santunan ke ahli waris korban kecelakaan lalu lintas selama periode H-7 s/d H+7 Lebaran 2022 sejumlah Rp 10.893.258.485.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ist
Petugas Jasa Raharja Jawa Timur sedang memberikan santunan di rumah salah satu ahli waris kecelakaan lalu lintas 

Suryatravel - Mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik dari dan menuju kota-kota yang ada di wilayah Jawa Timur, pada lebaran 2022, juga dibarengi antisipasi terjadinya kecelakaan laka lantas selama periode Lebaran 2022.

Selama periode libur Lebaran, Jasa Raharja Jawa Timur tetap siaga dan melakukan respon cepat terhadap terjadinya kecelakaan.

Petugas bergantian melakukan piket dan memantau korban laka lantas di Unit Laka Polres dan Faskes yang ada di wilayah kerja.

“Kecelakaan kendaraan bermotor yang terjadi selama liburan Lebaran 2022 tetap menjadi prioritas utama dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas,” kata Hervanka Tri Dianto, Kepala Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur, Kamis (12/05/2022)

Pihaknya menghimpun informasi dari rumah sakit, Unit Laka Lantas maupun Posko PAM lebaran serta Media Sosial menjadi sumber-sumber informasi untuk segera dilakukan jemput bola, kepada korban meninggal dunia maupun korban luka-luka.

Ia mengungkapkan dari tanggal 25 April s/d 10 Mei 2022, secara keseluruhan terjadi penurunan santunan bagi korban laka lantas selama periode Lebaran 2022 sebesar 60,07%, jika dibandingkan dengan angka kecelakaan yang terjadi pada periode Lebaran di tahun 2019.

Sedangkan untuk santunan yang telah diserahkan oleh Jasa Raharja kepada ahli waris maupun korban kecelakaan lalu lintas selama periode H-7 s/d H+7 Lebaran 2022 sejumlah Rp 10.893.258.485.

“Alhamdulillah, berkat kesigapan seluruh petugas yang berjaga selama periode Lebaran 2022 serta dukungan yang sangat besar dari mitra kerja kami,” katanya.

Penyerahan santunan kepada ahli waris yang sah dari korban kecelakaan lalu lintas, dapat di selesaikan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16 dan 17 Tahun 2017.

Untuk besaran santunan bagi korban yang menjalani perawatan di rumah sakit, maksimal sebesar Rp. 20.000.000 dan untuk korban meninggal dunia, santunan sebesar Rp. 50.000.000.

 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved