Gurih Krupuk Ketela Khas Kediri Ini  Jadi Oleh Oleh Khas Pemudik

Pemudik yang datang di Kediri selalu membawa oleh oleh yang salah satunya adalah krupuk khas dari bahan ketela ini.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/Lutfhi husnika
Rumah produksi Kerupuk Ketela khas Dusun Ngrembang, Desa Kayunan, Kecamatan Plosoklaten, Kediri. Produk kerupuk ini sudah dipasarkan hingga ke luar pulau dan luar negeri. 

Suryatravel - Usaha krupuk ketela di Kediri Jawa Timur makin eksis setelah momen libur lebaran kemarin.

Pemudik yang datang di Kediri selalu membawa oleh oleh yang salah satunya adalah krupuk khas dari bahan ketela ini.

 Pembuatan usahan olahan krupuk ketela ini paling banyak ada di Dusun Ngrembang,Kediri.

Pelaku usaha kerupuk berbahan dasar ketela pohon ini ini mampu memproduksi berton-ton krupuk ketela setiap bulannya. 

Tak hanya dipasarkan ke Kediri dan sekitarnya, Kerupuk Ketela khas Dusun Ngrembang, Desa Kayunan, Kecamatan Plosoklaten, Kediri ini sudah merajai pasar nasional.

Bahkan, Kerupuk Ketela yang kini menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Ngrembang ini sudah dipasarkan sampai ke mancanegara. 

"Saya meneruskan usaha dari kakek mengelola Kerupuk Ketela ini. Usaha ini pertama berdiri tahun 1987 dan saya sendiri sudah mulai mengelola sejak li.a tahun belakangan," ujar Aris Prasetyo Putro, Jumat (12/5/2022).

Pria 33 tahun ini menuturkan, mulanya Kerupuk Ketela hanya dipasarkan ke wilayah Karisidenan Kediri dan sekitarnya seperti Blitar, Tulungagung, Madiun hingga Ponorogo. 

"Kemudian ada pesanan dari luar kota dan liar pulau seperti ke Sumatera dan Kalimantan dan selanjutnya rutin memasok ke sana. Karena semakin besar dan banyak peminat, kami juga coba kirim ke luar negeri, ke Malaysia," ungkapnya. 

Selain penjualan offline, Kerupuk Ketela buatan keluarga Aris ini juga dipasarkan secara online. Sejak tiga tahun belakangan, pemasaran secara online mulai digencarkan. 

Untuk proses pembuatannya pun sebenarnya cukup mudah. Aris menjelaskan, untuk membuat kerupuk ini perlu mengambil bagian sarinya. 

"Ketela dihaluskan dan dimasak kemudian dibuang airnya. Sisa pati dan ampas ini yang dibuat menjadi olahan kerupuk," katanya. 

Satu kilogram Kerupuk Ketela ini dihargai Rp 12 ribu untuk ecer, sedangkan grosir dipatok harga Rp 10 ribu setiap kilonya. Untuk pengiriman luar kota, Aris hanya menerima orderan di atas 1 ton. 

"Karena biaya kirim mahal, jadi untuk agen luar kota biasanya minimal 1 ton sekali kirim. Tapi untuk yang pesan dikonsumsi sendiri bisa berapa saja sesuai kebutuhan," pungkasnya.lutfia husnika

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved