Granostic Ajak Lebih Paham Tentang Hepatitis Di Masyarakat

pengetahuan lebih baik Hepatitis misterius Granostic sebagai salah satu laboratorium di Surabaya mengedukasi masyarakat tentang langkah preventif

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/istimewa
memberikan pengetahuan lebih baik, Granostic sebagai salah satu laboratorium di Surabaya mengedukasi masyarakat tentang langkah preventif pencegahan hepatitis 

Suryatravel - Penyakit Hepatitis  masih menjadi momok menakutkan dikalangan masyarakat khususnya di Surabaya.

Terlebih muncul varian baru hepatitis yang belum diketahui penyebabnya (misterius).

Untuk memberikan pengetahuan lebih baik, Granostic sebagai salah satu laboratorium di Surabaya mengedukasi masyarakat tentang langkah preventif pencegahannya.

General Manager Granostic, dr.May Fanny T., Sp.PK (K) mengatakan, hepatitis biasa atau yang sudah dikenal selama ini disebabkan oleh infeksi virus hepatitis ke dalam tubuh manusia.

Di sisi lain, hepatitis akut terdeteksi berasal dari adanya infeksi adenovirus yang masuk ke dalam tubuh melalui berbagai cara.

“Langkah pencegahannya jika mengikuti anjuran dari Kementerian Kesehatan RI, adalah tetap menjaga kebersihan, membatasi makan dari luar serta peralatannya, bisa juga rajin mencuci tangan. Intinya menjaga sterilisasi,"ujarnya, Sabtu (21/5/2022).

Menurutnya pemeriksaan hepatitis sebaiknya dilakukan secara rutin seperti pemeriksaan tes fungsi hati, tes urine lengkap, pemeriksaan darah lengkap.

Sedangkan pemeriksaan yang lebih spesifik biasanya dilakukan untuk hepatitis yang umum terjadi seperti hepatitis A,B,C,D,E.

Sementara untuk hepatitis yang tidak diketahui penyebabnya (misterius) menjadi satu persoalan karena tidak ditemukan penyebabnya. Sehingga tindakan preventif atau kewaspadaan sejak dini sangat diperlukan.

Hepatitis misterius umumnya ditemukan pada anak usia dibawah 16 tahun. Tapi jika hepatitis biasa bisa menyerang segala usia, penularannya bisa melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi (Hepatitis A dan E).

Ada juga yang melalui darah lewat jarum suntik (Hepatitis B,C dan D)

“Sejauh ini belum ada, dan kita berharap tidak ada. Ini hanya jadi kewaspadaan kita agar tidak menjadi luas,” imbuh dr.May.

Bagi masyarakat yang dirasa memiliki gejala yang mengarah pada hepatitis baiknya langsung diperiksakan sesegera mungkin.

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved