Eksplorasi Keindahan Batik Pesisir Jawa Timur Dalam Terra Zorra

desainer busana muslim Lia Afif Yaang kembali menghadirkan batik pesisir di kota-kota di Jawa Timur dengan perpaduan warna-warna tanah yang memikat.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel / ahmad zaimul haq
Eksplorasi Keindahan Batik Pesisir Jawa Timur Dalam Terra Zorra 

Suryatravel– Seakan tak ada habisnya untuk mengangkat kecantikan batik batik pesisir Jawa Timur dalam sebuah karya busana muslim.

Seperti desainer busana muslim Lia Afif Yang kembali menghadirkan batik pesisir di kota-kota di Jawa Timur dengan perpaduan warna-warna tanah yang memikat.

“Koleksi kali ini bertajuk Terra Zorra yang berarti Tanah di Rekah Fajar,” kata Lia Afif usai fashion show dan dialog bersama Ustaz Wijayanto, di Royal Plasa Sabtu (28/5/2022).

Menurutnya Terra Zorra berasal dari Terra adalah bahasa Italia "terra" yang berarti Tanah, dan Zorra berasal dari bahasa Urdu "zora" yang berarti Fajar.

Koleksi Terra Zorra ini mewakili karya Lia Afif yang kali ini mengeksplorasi dengan memilih keindahan batik pesisir di kota-kota di Jawa Timur.

“Batik batik pesisir ini bagus sekali dengan banyak perpaduan warna-warna tanah yang memikat, seperti koleksi kali ini dengan kain batik dari Probolinggo, Lamongan, dan Madura,” tukasnya.

Seakan fajar, koleksi ini diciptakan untuk memberikan semangat kekuatan dari Timur bagi mereka yang mengenakannya.
Busana ini terlihat lebih anggun dan memesona dengan kesempurnaan detail dan kilauan detil manik manik.

“Pas sekali dikenakan untuk semua perempuan yang menyukai keindahan,” lanjutnya.

Untuk cutting, Fashion Desainer alumnus Arsitektur ITS ini masih belum goyah dengan cirinya yakni siluet A dan I.

“Menjadikan pemakainya terlihat anggun dan menambah kepercayaan diri,” ujarnya.
Sementara koleksi kali ini Lia Afif memilih warna yang digunakan, hitam,silver, gold dan terakota.

 Lia Afif gemar menampilkan busana yang dibuatnya dengan balutan motif batik.

Selain ada pesan yang ingin ia tampilkan, setiap rancangan busananya mendukung pakaian yang dipakai untuk umat Muslim.

Dalam fashionshow “ Smart and Stylish in Halal Ways”, Lia juga menampilkan 10 karya barunya yang akan dipamerkan dalam Sumatera Utara Fashion Week pada 7-12 Juni 2022.

“Saya memilih kain batik sebagai koleksi wastra nusantara, ada batik pesisir dari Madura, Lamongan, dan Probolinggo,” ungkapnya.

Lia Afif dialog bersama Ustaz Wijayanto bertemakan ‘Smart and Stylish in Halal Ways’.
Lia Afif dialog bersama Ustaz Wijayanto bertemakan ‘Smart and Stylish in Halal Ways’. (suryatravel / ahmad zaimul haq)

Selain fashion show, dalam gelaran itu Lia Afif juga dialog bersama Ustaz Wijayanto bertemakan ‘Smart and Stylish in Halal Ways’.

Menurutnya Lia selalu mengikuti kaidah muslim dalam eksplorasi karya busananya. “Tidak pernah menampilkan gambar hewan secara utuh ataupun manusia dalam setiap karyanya,” paparnya.

Baginya tren bentuk dan model pakaian tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah tren warna yang digunakan.

“Saya lebih melihat komposisi warna saja, harus punya komposisi warna yang bagus dan sepadan agar tidak bertabrakan,” lanjutnya.

Lia juga mengajak orang mencintai kain-kain nusantara untuk terus dilestarikan. Pemilihan motif membuat diri seorang muslim menunjukkan identitas.

Sementara itu, Ustaz Wijayanto menjelaskan dalam membuat busana atau pakaian tentu ada motif-motif yang dilarang ditampilkan dalam pakaian tersebut.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved