Jadikan Botol Bekas Naik Kelas, Jadi Pakaian Yang Atraktif dan Dekorasi

Selain menjadi pakaian botol bekas ini juga menjadi seni instalasi dekorasi yang menarik.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel / ahmad zaimul haq
Selain menjadi pakaian botol bekas ini juga menjadi seni instalasi dekorasi yang menarik. 

Suryatravel – Limbah botol minuman berbahan plastik ini sekarang lebih bermanfaat di tangan siswa LasalleCollege Surabaya.

Selain menjadi pakaian botol bekas ini juga menjadi seni instalasi dekorasi yang menarik.

Ada 5 karya yang ditampilkan dalam kolaborasi dari botol bekas pakai Cheers bertajuk Recycle & Upcycle For a Better Future.

Melibatkan tangan-tangan kreatif siswa Lasalle Colege Surabaya dari program study Fashion Design, Artistic Make up serta para dosen dari program Interior Design dan Graphic Design.

Dengan arahan dosen dan coordinator fashion design Lasalle College Surabaya, Patrick Meilfen Samallo project fashion dikerjakan oleh empat kelompok.

Kelompok pertama digawangi Yavica Sasky, Elizabeth Angel Wina, Jenisse Quinn Gunawan, Mariesa Zahra Kirana, dan Angela Angela.

“Kami menampilkan dua look yang mengambil tema nature. Look pertama bertajuk waterfall dan look kedua berjudul flora,” kata Yavica.

Untuk menghasilkan karya ini mereka menggunakan kain belacu, botol bekas, dan uniknya mereka mewarnai gaun menggunakan hair chalk.

Masih mengusung tema nature, kelompok kedua beranggotakan Karina Yang, Carina Ziva, Mega Corindra, Johanna Gracia dan Alexia Sandra.

Para siswa ini membuat gaun yang terinspirasi dari film Avatar.

“Bahan yang digunakan adalah kain jeans bekas yang dicat dengan kuas menggunakan cairan pemutih baju sehingga menampilkan corak yang indah,” jelas Karina.

Back to nature dengan judul karya Bird diambil oleh kelompok tiga dengan anggota Mirachael Angelina Friedrich Kamm, Jessica Levina Amelinda dan Janet Clarissa Krens.

Kelompok ini menggunakan botol bekas untuk menonjolkan detail dari sayap burung yang indah dan megah.

Mereka memberi warna pada tiap helai sayap yang dikreasikan dari botol ini.

Kelompok keempat mengusung ‘’Fantasy World’’ . Kelompok yang beranggotakan L.Maria Vemanda Patri, Melani Tangkelayuk, Agnes Angelia Gunawan dan Michele Gela.

Mereka ingin membawa kita ke dunia fantasi melalui karya yang dibuat dengan bahan satin armani, satin dove dan tentunya botol bekas yang menjadi highlight. 

Selain karya busana, karya recycle dan upcycle botol bekas pakai Cheers juga disulap menjadi satu instalasi (dekorasi).

Karya instalasi dengan tema Triasih Nawasena Dan Lazuardi Asmara. Karya instalasi ini akan dipamerkan di lobby Oakwood Hotel & Residence Surabaya selama satu bulan.

Triasih Nawasena adalah karya patung abstrak dari seorang seniman B.G.Fabiola Natasha yang juga dosen dan koordinator jurusan Graphic Design LaSalle College Surabaya.

Menurutnya karya ini membawa pada sebuah filosofi bahwa setiap manusia memiliki harapan yang baru, tentang masa depan dan siap menerima semua perubahan di setiap era.

Sementara instalasi berjudul Lazuardi Askara ini terdiri dari 6 lampu berwarna lazuardi sebagai simbolik energi dan terdapat pula beberapa simbolik tumbuhan.

Maka ketika Lazuardi Askara disatukan dengan Triasih Nawasena, keduanya saling menguatkan untuk sebuah makna yaitu kelahiran baru atau rebirth.

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved