Wisata Ampel Sebagai Little Mekah di Surabaya Mulai Digarap

Wisata Ampel sebagai wahana baru berkonsep Little Mekah tahun ini mulai digarap.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/istimewa
Pengembangan Wisata Ampel sebagai tempat wisata nyaman dan modern. Tempat ini akan menjadi ajang wisata religi sekaligus belanja. 

Suryatravel – Pengembangan Wisata Ampel sebagai wahana baru berkonsep Little Mekah tahun ini mulai digarap.

 Detail desain hingga sejumlah lelang proyek mulai digelar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan proyek ini menjadi salah satu prioritas.

“Ini sudah dilelang sudah dikerjakan. Semoga sudah ada sebagian yang bisa dikerjakan tahun ini sehingga segera selesai,” kata Wali Kota Eri di Surabaya, Minggu (3/7/2022).

Bukan hanya di kawasan Wisata Ampel saja, namun juga pendukungnya.Mulai dari sentra UMKM hingga terminal.

 “Ini suatu yang besar. Sehingga, kami lakukan bertahap,” kata mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Nantinya pengembangan juga ada pada bekas Rumah Potong Hewan (RPH) yang nantinya akan direlokasi, pendestrian, hingga sejumlah pendukung lainnya.

“Termasuk pemindahan (relokasi) Rumah Potong Hewan (RPH) yang kami lakukan bertahap, yang di dalam sudah dilelang. Menyusul berikutnya yang pedestarian. Termasuk, parkiran bus,” katanya.

Pengembangan wisata Ampel menjadi salah satu Indikator Kinerja Operasional (IKO) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP).

Selain Ampel, ada 5 lokasi wisata lainnya yang ditargetkan bisa dikerjakan tahun ini. Di antaranya, kawasan Kota Lama, Kenjeran, Sontoh Laut, Sungai Kalimas dan Jalan Tunjungan. Masing-masing, tersebar di sejumlah kawasan di Surabaya.

Selain itu, masyarakat juga akan diajak terlibat. Pemkot menggelar sayembara desain kawasan penunjang wisata Ampel. Ditutup hingga 1 Agustus mendatang, sayembara ini terbuka untuk umum.

Irvan menambahkan, arah pembangunan Wisata Ampel ke depannya berkonsep nyaman dan modern. Namun tidak mengesampingkan keotentikan yang ada di dalamnya.

“Selain itu, Wisata Ampel untuk menyatukan suasana religius dengan UMKM lokal Surabaya,” kata Irvan.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung DPRKPP Iman Krestian mengatakan, pembangunan skala besar itu meliputi beberapa bangunan.

Mulai Sentra Wisata Kuliner (SWK), gedung RPH, dan terminal wisata Ampel.

“Kami siapkan desainnya terlebih dahulu. Apabila sudah siap, kami lanjutkan ke blok-blok selanjutnya, termasuk terminal dan rumah potong hewannya juga,” kata Imam.

RPH Surabaya di Pegirian, misalnya. Revitalisasi dilakukan tidak dengan membongkar namun fokus pada perbaikan. “Sebab bangunan tersebut saat ini sudah berstatus sebagai cagar budaya,” katanya. (bob) :

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved