Tradisi Turun Temurun, Tumpeng 2 Meter Diarak Keliling di Meduran Gresik

Sedekah bumi ini sudah ada sejak dulu dan merupakan tradisi turun temurun. Selain ada tumpeng, tradisi lain yang masih dilestarikan adalah udik-udikan

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/willy
Tumpeng dua meter diarak keliling Dusun Meduran, Desa Roomo, Kabupaten Gresik 

Suryatravel – Salah satu tradisi tradisi turun temurun warga di Dusun Meduran, Desa Roomo, Kecamatan Manyar adalah sedekah bumi dengan mengarak tumpeng setinggi dua meter keliling kampungi.

Iring iringan ini dari masjid menuju lahan kosong Dusun Meduran, Desa Roomo, Kecamatan Manyar.

Sedekah bumi ini sudah ada sejak dulu dan merupakan tradisi turun temurun. Selain ada tumpeng, tradisi lain yang masih dilestarikan adalah udik-udikan dan saling menukar makanan.

Ketua panitia Sedekah Bumi, Agus Siswanto mengatakan sedekah bumi sebagai bentuk mempersatukan masyarakat Meduran menjalin silaturahmi.

“Tradisi kita arak tumpeng sebagai bentuk bahwa kita satu misi satu jalan mencapai musyawarah mufakat Meduran sejahtera,” kata Agus, Sabtu (16/7/2022).

Sesepuh Dusun Meduran, Sugeng Riyadi menambahkan sedekah bumi Dusun Meduran berlangsung sejak lama.

Hanya tata cara saja yang berbeda dulu dilaksanakan di punden bernama Mbah Gunung posisinya kira-kira satu kilometer ke arah selatan.

“Tata cara berbeda sesuai dengan mbah-mbah dahulu. Sekarang kita lestarikan, kita teruskan. Ambil yang baik, sebagai kumpulnya warga bersilaturahmi dari Meduran paling ujung barat ke ujung timur. Bisa bersama guyub rukun kita tunjukkan dalam bentuk sedekah bumi,” tuturnya.

Tradisi sedekah bumi juga ada udik-udikan, tukar makanan, tata cara sesuai syariat islam. Malam harinya ada kesenian.

“Sejak dulu pagelaran wayang kulit semalam suntuk,” imbuh Sugeng. (wil)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved