Industri Kuliner Marak, Lembaga Pendidikan F&B Bergairah

Akademi Sages meresmikan kampus kedua di Duren Sewu, Pandaan, Pasuruan,

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/wiwit purwanto
Di kampus Akademi Sages Pandaan, tersedia fasilitas seperti laboratorium kitchen untuk main course, juga laboratorium baking pastry 

Suryatravel – Dunia kuliner tidak akan pernah ada matinya, bisnis food & beverage (F&B) ini mendorong lembaga pendidikan kuliner makin berkembang.

Seperti halnya Akademi Sages sebagai lembaga pendidikan yang memfokuskan pada F&B yang kian moncer dengan menambah fasilitas kampus.

Setelah sukses dengan kampus pertama di Surabaya Akademi Sages meresmikan kampus kedua di Duren Sewu, Pandaan, Pasuruan, pada Selasa (19/7/2022).

Direktur Akademi Sages, Bawa Mulyono Hadi mengatakan, Didirikannya kampus kedua ini karena tingginya kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang mencetak profesional maupun pelaku industri di sektor food and beverage.

“Kuliner itu tak pernah mati, karena menyangkut kebutuhan pokok manusia. Buktinya jumlah mahasiswa terus meningkat, karena itu kami ekspansi menambah fasilitas kuliah di sini,” jelasnya, di kampus baru Akademi Sages di Pandaan, Pasuruan.

Di pilihnya lokasi Pandaan kata Bawa, untuk mendekatkan diri mahasiswa dengan lokasi praktek guna mendukung kurikulum sebagai sekolah vokasi.

Di lokasi ini pula berdiri hotel bintang yang juga dikelola yayasan, yakni K Gallery Hotel, serta afiliasi dengan pengelola Taman K Land Indonesia di Pandaan.

Di kampus baru ini kata Bawa, nantinya untuk pembelajaran di semester 1 dan 2 dengan kapasitas 90-120 mahasiswa.

Sebagai pendukung tersedia fasilitas seperti laboratorium kitchen untuk main course, juga laboratorium baking pastry.

Menyesuaikan praktek dan kondisi riil di lapangan, pihaknya juga melakukan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Kami telah menggandeng Culinary Art Academi Switzerland untuk program lanjutan, juga dengan HTMI Hotel Management Institute di Switzerland, kemudian Hanyang di Korsel. Bahkan sudah melakukan magang ke Australia dan Amerika, Timur Tengah dan Eropa,” papar Bawa.

Head of Admission Akademi Sages, Victor Mercio Manaf, M.A menambahkan, selain prioritas pendidikan basic terkait culinary dan patisserie, Akademi Sages memiliki keunggulan dengan spesial culinary art.

“Mereka datang dari berbagai kota di Indonesia, bukan hanya Jawa Timur, tapi juga dari Jakarta, Medan, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua,” ungkapnya didampingi Admission Akademi Sages, Patricia Maretta, ST.

Ia menambahkan nantinya lulusan Akademi Sages, memiliki dua peluang, bisa menjadi professional chef di hotel berbintang, atau menjadi entrepreneur.

“ Setiap mahasiswa diajarkan praktek culinary dan pastry, juga pengelolaan bisnis, termasuk business plan, purchasing, cost control, nutrition, hygiene, dan sebagainya,” lanjutnya.

Menandai diresmikannya kampus Akademi Sages Pandaan sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan hadir.

Terlihat Wakil Bupati Pasuruan sekaligus Plh. Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur Prof Dra Dyah Sawitri SE, MM, Ketua Yayasan Sages, Setiawan Budiman, Founder Sages, Mr Kim Sangki, dan Direktur Sages, Bawa Mulyono Hadi.

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved