Taman Surya Halaman Balai Kota Surabaya Ini Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata Baru

Pak Wali ingin menata Taman Surya dengan konsep baru. Taman Surya akan memberikan ruang untuk masyarakat Surabaya," katanya.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/istimewa
Taman Surya di pusat Kota Surabaya rencananya akan kembali dibuka untuk umum pada November mendatang. 

Suryatravel - Destinasi wisata baru akan dibuka di pusat Kota Surabaya, nantinya wisata ini bisa menjadi tempat warga menghabiskan waktu seperti halnya taman aktif di Surabaya lainnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Muhammad Fikser menjelaskan, taman tersebut adalah Taman Surya. Berlokasi di Ketabang, Kecamatan Genteng, Taman ini merupakan "halaman" Balai Kota Surabaya.

Menurut Fikser, ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. "Pak Wali ingin menata Taman Surya dengan konsep baru. Taman Surya akan memberikan ruang untuk masyarakat Surabaya," katanya.

Selama pemerintah sebelumnya, Taman Surya memang tertutup untuk umum. Biasanya, taman ini menjadi lokasi penerimaan tamu, upacara, dan lain sebagainya.

Pada saat momen Hari Raya Idul Fitri atau pun Idul Adha, lokasi ini menjadi tempat sholat berjamaah masyarakat umum. Di masa lampau taman ini sempat dibuka untuk umum. "Memang, ada kerinduan terhadap Taman Surya," kata Fikser.

Saat ini, Pemkot Surabaya tengah menggandeng sejumlah arsitek dari universitas untuk mengembangkan taman tersebut. Ada sejumlah bagian yang akan mendapatkan penyegaran.

Sekalipun akan dibuka untuk umum, Fikser menyebut pemkot tetap akan memberikan batasan area. Sebab, sebagai objek vital, Balai Kota tetap harus mendapatkan pengamanan.

"Nanti akan diatur. Ditata. Ada yang boleh dan tidak boleh. Warga bisa menikmati tetap dengan sejumlah batasan," katanya.

Rencananya, taman tersebut akan selesai renovasi di akhir tahun dan menjadi rangkaian wisata di pusat kota. "Di November warga bisa menikmati Taman Surya," katanya. 

"Konsepnya, akan menjadi satu rangkaian dengan wisata di Jalan Tunjungan, Balai Pemuda, serta Alun-Alun Surabaya," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengungkapkan akan ada sejumlah pengembangan di tempat tersebut. Di antaranya, penambahan jenis bunga, spot foto, hingga penataan lampu.

"Seperti halnya taman lainnya, warga bisa menikmati berbagai tanaman sekaligus mengabadikan momen," katanya.

Nantinya, akan ada batas antara area taman dengan halaman Balai Kota sehingga pengunjung taman tak bisa masuk secara bebas ke area gedung Kantor Wali Kota Surabaya tersebut.

"Kami juga akan koordinasi dengan dinas lain terkait dengan ini. Sehingga, bukan hanya indah, namun juga tetap memperhatikan keamanan," katanya.

Untuk diketahui, Surabaya hingga saat ini memiliki 39 taman aktif (yang bisa dikunjungi) se-Surabaya. Di pusat kota contohnya, ada taman Ekspresi, Taman Prestasi, hingga Taman Apsari. (bob) 

 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved