Jember Fashion Carnaval (JFC) Akan Didaftarkan Katalog Even Dunia

Gubernur Khofifah diskusi dengan Mas Menteri Sandiaga Uno. Semoga, JFC bisa didaftarkan pada katalog agenda nasional dan internasional

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/ wiwit purwanto
The Legacy, lanjutnya, merupakan tema yang diangkat dan menjadi upaya JFC dalam mewariskan tujuan besar dengan menampilkan beragam defile yang bermanfaat untuk mengangkat ekonomi kreatif sekaligus ekonomi kerakyatan 

Suryatravel
- Even Jember Fashion Carnaval (JFC) 2022 akan didaftarkan pada katalog agenda nasional, bahkan internasional. 
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa seluruh energi yang muncul di sini akan memberi resonansi kepada dunia melalui JFC. "Mudah-mudahan ada kreasi dan inovasi dari designer, talent, dan seluruh UKM di Jember agar bisa bangkit," katanya disela menyaksikan even JFC, Minggu (7/8/2022)
 
Selain itu, pihaknya juga telah berdiskusi dengan Mas Menteri Sandiaga Uno. Semoga, lanjutnya, JFC bisa didaftarkan pada katalog agenda nasional, bahkan internasional. "Selamat dan sukses ya untuk semuanya," harapnya.

Warga tumplek blek  hadir untuk menyaksikan kemeriahannya di sepanjang Jalan Sudarman, depan Kantor Pemkab Jember. 

Mulai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, anggota DPR RI Charles Meikyansah dan Muhammad Nur Purnomosidi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta sejumlah tokoh top lain.
Bupati Jember ImHendy Siswanto, mengungkapkan rasa syukur sekaligus berterima kasih atas kedatangan seluruh pihak yang berkenan hadir dan menyukseskan acara itu.
"Terima kasih kepada pemerintah RI, pemerintah Jatim, para pedagang, para awak media. Khususnya majanemen JFC yang mengadakan acara ini," ujarnya. 
The Legacy, lanjutnya, merupakan tema yang diangkat dan menjadi upaya JFC dalam mewariskan tujuan besar dengan menampilkan beragam defile yang bermanfaat untuk mengangkat ekonomi kreatif sekaligus ekonomi kerakyatan.
 "Tahun depan, JFC bakal menjadi Jember fashion karnaval dunia," tegasnya.
Tak hanya itu, pria nomor satu di Jember tersebut menegaskan bahwa tahun depan, Jember bakal membuat museum terkait dengan JFC untuk mengedukasi kita semua. "Semoga JFC bisa tetap eksis, berkembang, dan berkualitas sebagai event bertajuk budaya ekonomi kreatif untuk memajukan Kabupaten Jember," paparnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi pelaksanaan JFC telah bisa dilaksanakan untuk kedua puluh kalinya. "Saya minta maaf atas ketidakhadiran Presiden RI Joko Widodo, sehingga saya yang harus mewakili beliau," imbuhnya. 
Menurut dia, acara itu telah menjadi kebanggaan. Tak hanya untuk Jember, tetapi juga untuk Indonesia. Kharismatik JFC telah berhasil menembus event Nusantara. "Nanti bakal kami upayakan agar masuk menjadi event internasional," ujarnya.
 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved