Ruwat Rojokoyo, Ritual Memandikan Sapi Di Sendang Bidadari di Gosari Masih Lestari

Ruwat Rojokoyo ini dimana dilakukan ritual memandikan sapi di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/willy
Ritual memandikan sapi dari air Sendang Bidadari di Gosari. 

Suryatravel – Tradisi ruwat Rojokoyo masih dilestarikan di Gresik.

Ruwat Rojokoyo ini dimana dilakukan ritual memandikan sapi di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Ruwat Rojokoyo adalah memandikan sapi dengan air dari sumber air yang terus mengalir di Sendang Bidadari, Wisata Alam Gosari atau biasa disebut Wagos.

Sapi tersebut sebelum dimandikan harus diarak terlebih dahulu keliling kampung. Warga ikut dalam arak-arakan mengenakan pakaian adat jawa. Mereka berjalan menuju dekat sendang.

Kemudian mengambil air sendang menggunakan kendi lalu dikumpulkan jadi satu di dalam kendi besar yang lokasinya tidak jauh dari sendang. Di tengah tanah lapang, sapi berjejer, satu persatu disiram air dari sendang Bidadari yang bening.

Ketua Pengelola Wagos, Misbakhus Dawam menuturkan tradisi ini merupakan peninggalan leluhur di Gosari.

"Sebagai bentuk wujud syukur, karena sapi merupakan harta benda. Kegiatan ini kami adakan setiap tahun agar generasi muda tahu bahwa dulu mbah-mbahnya atau leluhur melakukan ruwatan," kata Dawam, Selasa (30/8/2022).

Tradisi ini sekarang tidak hanya memandikan hewan ternak saja. Acara tradisional lainnya digelar mulai dari patirtaan, ruwat rojokoyo, umbal tirto dan andum roso dan pasar jajanan tradisional.

"Tradisi yang terus kami lestarikan, kami kenalkan kepada generasi muda," tutupnya. (wil)

 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved