Desa Wisata Trenggalek Harus Bikin Pertunjukan Untuk Gaet Wisatawan

Untuk memaksimalkan desa wisata yang dibentuk tahun ini, pemkab Trenggalek mendorong masing-masing desa wisata untuk memiliki even khas.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel / aflahul abidin
Salah satu atraksi lokal di desa wisata Pandean, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek. 

Suryatravel - Desa-desa wisata di Kabupaten Trenggalek dituntut menampilkan sesuatu yang berbeda agar menarik pengunjung datang.

 Untuk memaksimalkan desa wisata yang dibentuk tahun ini, pemkab mendorong masing-masing desa wisata untuk memiliki even khas.
 
"Minimal satu desa wisata punya even yang khas. Karena mengundang orang itu harus lewat even dulu," kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Jumat (9/9/2022).
 
Even itu, kata pria yang akrab disapa Mas Ipin tersebut, bisa berupa berbagai macam pertunjukan. Utamanya, pertunjukan yang mengandung kearifan lokal setempat.
 
Selain itu, ia juga berharap desa-desa wisata yang ada bisa memanfaatkan potensi alam di wilayahnya sebagai daya tarik.
 
"Jadi labelnya bisa ditambah geoside, geoheritage, kemudian ini jadi bagian dari geopark," sambung dia.
 
Pada 2022, Pemkab Trenggalek kembali merintis 35 desa wisata, untuk mencapai target 100 desa wisata hingga 2023.
 
Untuk mendukung itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar mempersiapkan berbagai hal agar hasilnya lebih maksimal.
 
"Harapan saya ke depan, support anggaran maupun aktivitasnya lebih baik lagi," imbuhnya.
 
Mas Ipin menegaskan, desa wisata merupakan salah satu program prioritas untuk menumbuhkan ekonomi setelah terkapar dampak pandemi Covid-19.


Selain desa wisata, pemkab juga mengandalkan ekonomi kembali tumbuh dari sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Salah satu dorongannya, pemkab melatih dan mendampingi ribuan perempuan tiap tahun untuk membesarkan dan merintis usahanya. (fla)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved