Paket Tour Wisata Alam Eksplorasi Pacitan - Magetan, Ini Rutenya

Wisatawan bisa membeli paket untuk berkunjung ke Telaga Sarangan, lalu ke Timur ke Monumen Reog, Kecamatan Slahung Ponorogo, dan Telaga Ngebel

Editor: Wiwit Purwanto
ist
Pantai Klayar di Pacitan, Jawa Timur 

Suryatravel – Paket wisata alam dua kabupaten Pemkab Ponorogo dan Pemkab Magetan mulai di gagas dengan  menawarkan tour paket wisata ke destinasi andalan kedua daerah.
 
Wisatawan bisa membeli paket untuk berkunjung ke Telaga Sarangan, lalu ke Timur ke Monumen Reog, Kecamatan Slahung Ponorogo, dan berakhir  Telaga Ngebel.
 
Rute tersebut bisa juga dibalik, dimulai dari Telaga Ngebel lalu ke Monumen Reog dan terakhir ke Telaga Sarangan.
 
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi mengatakan potensi paket wisata ini terus dimatangkan, salah satunya dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM).

Wisata Telaga Sarangan, Di Magetan tetap buka saat libur Tahun Baru 2022
Wisata Telaga Sarangan, Di Magetan tetap buka saat libur Tahun Baru 2022 (suryatravel/ istimewa)


 
Apalagi, layanan paket wisata tersebut meliputi urusan transportasi, makan, akomodasi, serta pemandu.
 
Disbudparpora juga berencana membekali para pelaku usaha jasa pariwisata untuk menyongsong naiknya tingkat kunjungan ke Ponorogo. 
 
"Adanya potensi destinasi harus berbanding lurus dengan SDM di sektor pariwisata," ucap Judha.
 
Ia menilai, MoU atau nota kesepahaman antara Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dengan Bupati Magetan Suprawoto sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.
 
"Tingkat kunjungan ke Telaga Sarangan tinggi saat weekend (akhir pekan), sedapat mungkin kita mampu menarik para wisatawan untuk berkunjung juga ke Monumen Reog Ponorogo dan Telaga Ngebel," lanjutnya.
 
Judha mengungkapkan banyak orang-orang yang akan merasakan manfaat jika paket wisata ini berjalan sesuai rencana.
 
Mulai sarana transportasi; akomodasi; sarana makanan dan minuman; objek dan atraksi wisata; sarana hiburan; toko cenderamata; hingga pramuwisata serta pengatur wisata.
 
"Mau tidak mau atau suka tidak suka, kita harus menyiapkan diri menyambut wisatawan yang berdatangan," pungkasnya.Sofyan Arif Candra
 
 
 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved