Ninja Xpress Creative Hub, Bikin UKM Naik Kelas

Creative Hub merupakan bagian dari layanan Ninja Xpress Seller Booster khususnya membantu UKM Jawa Timur dan Surabaya

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/wiwit purwanto
Creative Hub di Kota Surabaya dapat membantu para pelaku UKM di Jawa Timur dalam melakukan pemasaran lebih baik lagi khususnya melalui digital 

SuryatravelNinja Xpress membuka layanan Creative Hub di Surabaya yang siap menjadi solusi tantangan yang dihadapi UKM Jawa Timur.

Creative Hub merupakan bagian dari layanan Ninja Xpress Seller Booster khususnya membantu UKM Jawa Timur dan Surabaya khususnya dalam pemasaran melalui digital.

Ribka Pratiwi, Head of PR, Ninja Xpress menjelaskan Creative Hub Ninja Xpress membantu percepatan digitalisasi UKM dengan memberikan dukungan berupa pengambilan foto dan video profesional, iklan online dan offline, mega influencer, Kolaborasi Lokal Punya (KLOP), masterclass, pengelolaan media sosial, pengembangan situs web, dan penyelenggaraan events.

“Ini yang beda dengan yang lain, kita menjaga UKM agar tidak merugi, selalu support UKM,” katanya di sela launching

Ninja Xpress Seller Booster Surabaya, Rabu (21/9/2022).

Menurutnya semua UKM yang bergabung dengan ekosistem Ninja Xpress dapat memperoleh fasilitas tersebut secara gratis.

“Kita tidak memberikan modal tapi kita bekerjasama dengan instansi dari perusahaan yang memberikan pinjaman modal,” jelasnya.

Andi Djoewarsa, CMO Ninja Xpress menambahkan, dengan kondisi geografisnya, Kota Surabaya juga dikenal sebagai Kota Dagang dan Kota Pelabuhan yang sangat mendukung perluasan pasar dan potensi ekspor UKM daerah.

“Ninja Xpress berharap kehadiran Seller Booster berupa Creative Hub di Kota Surabaya dapat membantu para pelaku UKM di Jawa Timur dalam melakukan pemasaran lebih baik lagi khususnya melalui digital,” ujarnya.

Hingga Juli 2022, lebih dari 50.000 produk yang berasal dari lebih dari 5.000 UKM sudah diambil foto dan videonya secara profesional di seluruh Indonesia dengan mayoritas produk ada di kategori fesyen, herbal, dan makanan.

Sementara data dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menunjukkan UKM memberikan kontribusi 57,81 persen atau Rp1.418,94 triliun terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur tahun 2021.

Dan ada sekitar 9,8 juta UKM di Jawa Timur, namun baru 46 persen yang masuk ekosistem digital. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved