34 Bus Listrik Eks G20 Bali Awal 2023 Melenggang Di Jalanan Surabaya

Surabaya akan mendapat 34 bus listrik eks KTT G20 Bali. Awal 2023 jalan di aurabaya

Editor: Wiwit Purwanto
Suryatravel/istimewa
Bus listrik dari Kementerian Perhubungan yang sempat ditunjukkan dalam peluncuran Trans Semanggi Surabaya di Balai Kota beberapa waktu lalu. 

Suryatravel – Sebanyak 34 Bus listrik eks Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali akan melenggang di Kota Surabaya.

“Komunikasi terakhir, Surabaya akan mendapat 34 bus listrik,” kata Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Surabaya Sunoto di Surabaya, Jumat (2/12/2022).

Nantinya, tambahan bus listrik ini akan memperkuat Trans Semanggi Surabaya yang saat ini telah beroperasi di Kota Pahlawan sejak akhir tahun lalu.

Trans Semanggi berada di bawah pengelolaan Kementerian Perhubungan.

Saat ini, Pemkot Surabaya tengah melakukan sejumlah persiapan sebelum beroperasinya armada tersebut.

 Di antaranya, dengan menyiapkan rute, shelter, hingga stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Untuk rute, Dishub Surabaya mengusulkan dua rute baru. Yakni, berawal dari Terminal Purabaya, Merr, hingga Kenpark. Kemudian, rute kedua menyusuri Jalan Tunjungan, Benowo, hingga Gelora Bung Tomo (GBT).

“Selama ini, rute ini banyak dilayani angkot. Sehingga, Trans Semanggi akan menjangkau Surabaya Barat. Selain mendukung kawasan berkembang di sana, juga menangkap penumpang dari luar Surabaya, misalnya yang berasal dari Gresik,” katanya.

Ini juga akan mendukung perhelatan Piala Dunia U-20 di 2023 yang nantinya juga akan bertanding di GBT.

“Termasuk, mendukung gelaran Piala Dunia U-20 di 2023 mendatang,” katanya.

Di masing-masing rute, jumlah bus yang akan beroperasi sekitar 15 bus. Termasuk, 2 bus cadangan.

Selain rute, Dishub Surabaya juga menyiapkan atribut jalan. Misalnya, rambu hingga halte.

“Nantinya akan ada shelter juga yang akan diletakkan di GBT dan Terminal Benowo,” katanya.

Sedangkan pendirian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) akan berkoordinasi dengan operator pengelola bus ini.

“Nantinya, SPKLU akan disiapkan di pool bus milik operator yang ditunjuk Kemenhub,” katanya.

Bus listrik tersebut saat ini telah dipindahkan dari Bali (lokasi KTT G20) menuju sebuah karoseri di Madiun untuk branding Bus sesuai dengan Trans Semanggi. Setelah semuanya selesai, maka Bus akan segera dioperasikan.

“Harapannya, bisa segera dioperasikan. Berdasarkan pembicaraan kami dengan Kemenhub, paling cepat Bus bisa beroperasi awal 2023,” katanya.

Untuk diketahui, hingga saat ini sudah ada 17 armada Trans Semanggi Suroboyo yang melayani koridor Unesa hingga ITS. Di samping Trans Semanggi dari Kementerian Perhubungan, angkutan Backbone di Surabaya juga ditopang 30 unit Suroboyo Bus yang beroperasi di empat rute. (bob)

 

 

 

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved